Sumenep, 10/7 (Media Madura) – Sebanyak 68 wisatawan mancanegara (wisman) singgah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sama seperti sebelum-sebelumnya, mereka datang dengan menggunakan kapal pesiar.

“Rombungan wisman ini yang keenam kalinya di tahun 2017 ini. Mereka terdiri dari 13 negara, seperti Australia, Brazil, Kanada dan juga Jepang,” tutur Kepala Diparbudpora Sumenep, Sofiyanto, Senin (10/7/2017).

Selama di Sumenep, puluhan bule itu akan mengunjungi Kraton dan Museum Sumenep, Masjid Jamik serta Pantai Sembilan di Pulau Giligenting.

“Dengan ini, harapannya mereka menceritakan kepada kenalannya di negara masing-masing tentang objek wisata yang dimiliki Kabupaten Sumenep, supaya setiap tahun semakin banyak wisman yang datang kesini,” ujarnya.

Sebab Kata Sofi, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Sumenep, Diyakini akan mampu memajukan perekonimian masyarakat. Misalnya para pedagang dan penginapan yang disiapkan warga sekitar tempat wisata akan kena dampaknya.

“Seperti rumah warga yang disewakan di Pulau Giliyang, disana semalam Rp 200 ribu. Kemudian pedagang disekitar lokasi wisata, serta sendi-sendi perekemonian yang lain, yang bergerak karena adanya wisatawan,” tutupnya.

Sayangnya, beberapa kali wisatawan manca yang datang melalui kapal pesiar ke Sumenep, hanya bebrapa objek wisata yang jadi destinasi.

Sementara objek lain yang juga memiliki nilai sejarah serta keindahan alam belum terpromosikan dengan baik, seperti Asta Tinggi, Pulau Gili Labak dan yang lainnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan