Sumenep, 10/7 (Media Madura) – Empat desa dari 330 desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum menyerap anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dada Desa (ADD) pada tahap pertama di tahun 2017 ini.

“Persoalan tidak terserapnya DD dan ADD tersebut karena keempat desa itu masih dalam tahap pembenahan perangkat desa, karena kepala desanya masih baru dilantik,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Ahmad Masuni, Senin (9/7/2017).

Namun, Masuni tidak menjelaskan detail nama-nama desa dimaksud. Hanya saja, katanya, satu desa tersebut ada di Kecamatan Guluk-Guluk. Satu desa di Kecamatan Masalembu, dan dua desa lainnya berada di Kecamatan Kalianget.

Saat ini, anggaran DD yang telah masuk kas desa untuk tahap pertama ini sebanyak 98 persen atau Rp 168 miliar, kemudian ADD sebesar 99 persen atau Rp 73 miliar.

“Pada bulan Juli ini desa sudah harus bisa menyerap atau merealisasikan dana tersebut minimal 75 persen. Penyerapan itu harus dibuktikan oleh laporan desa ke kami,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu, meminta agar semua desa yang ada di Kabupaten Sumenep ini bisa merealisasikan DD-ADD tersebut dengan baik, objektif dan transparan.

“Besarnya anggaran tersebut jangan sampai disalahgunakan oleh aparat desa, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu,” sarannya.

Untuk tahun 2017 ini, 330 desa di Sumenep mendapatkan anggadan DD yang diberikan pemerintah ke masing-masing desa sebesar 271 miliar, dan ADD sebesar Rp 123 miliar.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan