Sumenep, 14/1 (Media Madura) – Meski setiap tahun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekter wisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus dinaikkan, ternyata pada tahun 2016 kemarin kembali melampaui target.
Itu artinya, PAD dari sektor ini sangat siap dan layak untuk dinaikkan pada tahun 2017 ini. Apalagi sudah ada rencana untuk menaikkan tarif masuk ke tempat-tempat wisata tersebut.
Berdasarkan data yang mediamadura.com terima dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) Sumenep, surplus dari target mencapati 12 persen.
Untuk diketahui, dari puluhan objek wisata di Sumenep, hanya ada tiga tempat yang resmi dikelola pemerintah daerah dan menjadi sumber PAD, yaitu Pantai Lombang, Pantai Slopeng dan Museum/ Kraton.
Rinciannya sebagai berikut :
1. Kontrak Pantai Lombang ditarget Rp. 33.000.000, realisasinya Rp. 44.980.000 (136,30 %)
2. Kontrak Pantai Slopeng ditarget Rp. 32.000.000, realisasinya Rp. 38.700.000 (120,94 %)
3. Retribusi Pantai Lombang ditarget Rp. 78.446.000, realisasinya Rp. 78.495.000 (100,06 %)
4. Retribusi Pantai Slopeng ditarget Rp. 58.000.000, realisasinya Rp. 58.007.000 (100,01 %)
5. Retribusi Museum Kraton Rp. 78.554.000, realisasinya Rp. 79.121.000 (100,72 %)
6. Retribusi tempat olah raga dan sarana prasarana tidak ada target tapi menyimbang Rp. 14.400.000
Jadi total PAD dari sektor wisata sebesar Rp. 312.703.000 (112,04 %). Jumla tersebut sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah tempat wisata di Sumenep, sehingga sangat layak dinaikkan lebih signifikan, apalagi bakal diukuti kenaikan tarif retribusi.
Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi