Beranda blog Halaman 22

Tebar Kepedulian, PNM Cabang Surabaya Santuni Anak Yatim

0

Surabaya, (Media Madura) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Surabaya melalui Baitul Maal Madani terus berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu.

Melalui kegiatan ini, PNM ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada seluruh insan PNM sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Pemimpin PNM Cabang Surabaya Irfan Ardianto, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya tentang memberikan bantuan materi, melain menghadirkan kehangatan dan dukungan moral bagi anak-anak penerima santunan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan mau mendengar. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat mereka dalam meraih cita-cita,” ujar Irfan.

Santunan yang disalurkan PNM Cabang Surabaya berupa uang tunai, paket perlengkapan sekolah, dan bingkisan kebutuhan harian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban anak yatim piatu menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat belajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan PNM yang rutin dilaksanakan melalui Baitul Maal Madani, sebuah lembaga yang mengelola dana kebaikan dari karyawan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PNM terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Ke depan, melalui #PNMuntukUMKM

PNMPemberdayaanUMKM, PNM akan terus memperkuat peran sosialnya melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk pemberdayaan perempuan prasejahtera.

“Melalui berbagai inisiatif ini PNM berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan demi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Znl

3 Poin Madura United dari Persik Kediri, Pemain Pengganti Langsung Cetak Gol

0

Pamekasan, (Media Madura) – Madura United berhasil menang di kandang Persik Kediri dengan skor 1-2 dalam laga lanjutan Super League di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Sabtu (16/8/2025) sore.

Dua gol kemenangan Laskar Sape Kerrab dicetak Iran Junior di babak pertama dan gol kedua dikemas pemain pengganti Taufany yang masuk di penghujung babak kedua.

Sementara gol semata wayang tuan rumah dicetak Jose Enrique di masa injuri time. Dengan kemenangan ini, Madura United mengemas tiga poin.

Meski bermain sebagai tim tamu, Lulinha dan kawan-kawan langsung tancap gas. Memainkan sepak bola cepat kaki ke kaki dan tampil menekan membuahkan hasil.

Laga baru berjalan tiga menit, Madura United berhasil merobek gawang Persik Kediri. Gol untuk Madura United tercipta lewat gelandang, Iran Junior. Unggul, Madura United semakin tampil percaya diri.

Tuan rumah bukan tanpa ancaman. Sadar mereka dalam kondisi tertinggal, intensitas serangan semakin ditingkatkan. Berharap gol penyama datang.

Namun, solidnya lini belakang tim tamu membuat tuan rumah gagal menyamakan kedudukan. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tuan rumah mencoba ambil alih kendali permainan. Terus menekan jantung pertahanan Madura United. Namun usahanya masih menemui kebuntuan.

Alih-alih mengejar ketertinggalan, gawang Persik Kediri justru kebobolan untuk kali kedua. Gol kedua Madura United Lewat skema serangan cepat.

Winger muda milik Madura United, Sandro memberikan assist untuk gol Taufany di menit ke-87. Assist Sandro berawal dari umpan matang Balotelli, yang bergerak dari tengah lapangan.

Sayangnya, Madura United gagal menjaga clean sheet. Gawang Miswar Saputra bergetar setelah gol Persik Kediri bersarang di babak perpanjangan waktu. Hasil akhir skor 1-2 untuk kemenangan Madura United. (Znl/Arif)

Wartawan Senior Jadi Korban Kericuhan Oknum Suporter Persis Solo, SIWO PWI Apresiasi Kesigapan Polisi

0

Pamekasan, (Media Madura) – Anak-anak hingga wartawan senior Hendra Zulkarnain jadi korban kericuhan saat laga Madura United vs Persis Solo.

Hendra yang liputan pakai kursi roda terkena lemparan air kemasan plastik dan botol dari oknum suporter Persis Solo. Polres Pamekasan telah meringkus pelakunya.

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mengapresiasi kinerja kepolisian.

“Kami mengecam tindakan provokator tersebut. Kami juga mengapresiasi Polres Pamekasan yang sigap meringkusnya,” tegas Ketua SIWO PWI Pamekasan Zainol Atikurrahman, Senin (11/8/2025).

Untuk diketahui, Polres Pamekasan mengamankan seorang suporter Persis Solo, yang diduga sebagai suporter fanatik pemicu kericuhan di tribun ekonomi sebelah selatan.

Insiden tersebut terjadi saat pertandingan panas antara Madura United melawan Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (9/8/2025).

Kericuhan terjadi saat Madura United kebobolan 0-2 dari Persis Solo, di mana suporter dari Persis Solo memancing keributan dengan mengejek suporter Madura United. Muarany, terjadilah saling ejek dan saling lempar botol minuman.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, terdapat beberapa suporter dari Persis Solo masuk tribun ekonomi. Dia dari awal masuk hingga terjadinya kericuhan dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi minuman keras.

Demi meredakan situasi, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto didampingi para PJU serta anggota Polres dan BKO Polda Jatim menuju tribun ekonomi untuk membubarkan kerumunan.

“Dari kedua kubu suporter sempat melawan petugas, namun alhamdulillah pihak petugas dapat membubarkan dan mendinginkan situasi,” ucap AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi.

Dengan adanya kejadian tersebut, Polres Pamekasan langsung mengamankan seorang yang diduga provokator dari kubu suporter Persis Solo. Suporter yang diamankan tersebut dalam kondisi mabuk, inisial EWP (20) warga Desa Ngabean, Kecamatan Jaten, Kabipaten Karanganyar.

Dari hasil interogasi, terduga provokator yang diamankan bukan suporter resmi Persis Solo, melainkan hanya ikut-ikutan teman dan diduga mabuk minuman keras beralkohol CIU.

AKP Jupriadi mengimbau masyarakat dan suporter agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing.

“Penegakan hukum akan dilakukan terhadap pelaku yang terbukti mengganggu ketertiban umum,” tegasnya. (*)

Kronologi Kericuhan Suporter Madura United Vs Persis Solo: Tuan Rumah Jadi Korban

0

Pamekasan, (Medi Madura) – Pertandingan Madura United kontra Persis Solo dalam Super League yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Sabtu (9/8/2025), diwarnai kericuhan antar suporter.

Suporter Persis Solo yang harusnya datang untuk bertamu baik-baik justru memicu terjadinya kericuhan. Sikap provokatif dan anarkis mereka pun memakan korban.

Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq menceritakan kronologi sebenarnya kericuhan antar suporter terjadi.

Diceritakan, pada laga Madura United vs Persis Solo, situasi yang semula berjalan normal berubah ricuh setelah sejumlah aksi provokatif dilakukan oleh oknum suporter tim tamu.

Sejak gol pertama, sudah terjadi pelemparan ke arah pemain Madura United yang sedang melakukan pemanasan di tepi lapangan hanya saja pelemprannya masih tidak masif.

“Memasuki proses pemeriksaan VAR untuk gol kedua, saya menyaksikan langsung sejumlah suporter Persis Solo mulai melempar botol minuman ke arah tribun suporter Madura United yang sedang meneriakkan harapan agar gol tersebut dianulir,” katanya.

Salah satu lemparan mengenai kepala Hendra Zulkarnain, salah satu wartawan senior asal Pamekasan yang hadir menggunakan kursi roda di tribun disabilitas VIP Selatan.

“Saat itu, saya kebetulan sedang berada di dekat beliau untuk memberikan dukungan secara langsung dan bersama rekan-rekan media senior lainnya seperti Tabri S Munir yang sekarang menjabat sebagai DPRD di pamekasan, nahasnya, kita juga terkena lemparan botol tersebut,” ungka Zia.

“Saya pada awalnya tidak mau turun ke lapangan karena tidak memakai Id card dan lagi nemani keluarga nonton bersama anak-anak. Namun dengan adanya insiden tersebut, saya secara spontan meminta para suporter untuk menghentikan pelemparan dan kembali ke tempat masing-masing,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku turun ke bawah didampingi Ferdy, Media Officer Madura United dan Bryan Media Officer Persis Solo untuk menenangkan situasi tersebut. Alif-alif mendapatkan sambutan baik suporter tim tamu, pihaknya justru menjadi korban pelemparan. “Saya menjadi sasaran lemparan berikutnya hingga mengenai punggung saya,” terang Zia.

“Mereka melempari botol, batu, putung rokok sembari mengatakan rasis kepada saya. Manusia mexicolah, penjual sate kampungan lah Madura anjing lah, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Situasi ini kemudian memicu reaksi dari sebagian suporter Madura United yang membalas lemparan tersebut, hingga akhirnya lemparan juga mengarah ke area tribun media dan mengenai rekan-rekan wartawan lainnya.

“Perlu kami sampaikan, tiga hari sebelum pertandingan, manajemen bersama perwakilan seluruh elemen suporter Madura sudah sepakat untuk tidak menghadirkan suporter Persis Solo di Pamekasan demi menjaga keamanan dan sudah disampaikan pula kepada perwakilan suporter (Persis) Solo,” kata Zia.

Namun, permintaan tersebut tidak digubris dengan baik. Buktinya, sekitar sepuluh bus lebih suporter tim tamu tetap datang pada hari pertandingan. “Pelemperan tersebut juga masih berlanjut hingga keluar lapangan,” tuturnya.

Atas insiden ini, Madura United akan segera melaporkan secara resmi kejadian tersebut kepada PT Liga Indonesia Baru untuk ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku.

“Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran tim keamanan, baik dari TNI maupun Kepolisian, yang telah sigap dan profesional dalam membantu mengamankan terjadinya perselisihan tersebut, sehingga situasi dapat segera terkendali,” pungkasnya. (*)

Jamu Persis Solo, Madura United Telan Kekalahan Perdana di Kandang

0

Pamekasan, (Media Madura) – Laga perdana Madura United di laga perdana Super League 2025/2026 berakhir dengan hasil minor.

Menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Laskar Sape Kerrab kalah dengan skor tipis 1-2, Sabtu (9/8/2025) malam.

Di menit ke-71, Madura United hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Kerim Palic, memanfaatkan kemelut di depan gawang Persis Solo.

Gol ini sempat jadi perdebatan, namun VAR berkata lain, sehingga gol dianggap sah untuk tuan ruman.

Sementara gol yang mengantarkan Persis Solo meraih kemenagan dan berhak membawa tiga poin di laga ini dicetak Sho Yamamoto menit ke-33 dan Kodai Tanaka menit ke-59.

Sebernanya, tuan rumah mencatatkan banyak peluang, baik babak pertama dan kedua. Karena bermain ngotot sepanjang laga.

Namun, yang menjadi sorotan dalam lagi ini yakni aksi Albertine Joao Periera.
Pemain yang akrab disapa Balotelli ini masih punya masalah dengan ketajaman. Beberapa kali peluang emas datang, namun disia-siakan.

Di awal laga, peluang Balotelli untuk mencetak gol terbuka lebar. Namun arah bolanya masih berhasil dibendung oleh M. Riyandi, padahal Balotelli sudah satu lawan satu dengan kiper tim tamu.

Di babak kedua pun Balotelli membuang kesempatan untuk mencetak gol bagi tuan rumah. Satu peluang emas lainnya dikemas Pedro Monteiro. Sundulannya di depan gawang Persis masih membubung tinggi.

Dengan kekalahan ini, Madura United gagal mengemas poin penuh di laga perdananya. Hasil minor ini menempatkan posisinya di klasemen sementara di peringkat 14 Super League. (Znl/Arif)

Jaga Stabilitas Harga, H. Her Turun Langsung Beli Tembakau Petani di Dua Sentra Produksi Utama

0

Pamekasan, (Media Madura) – Selain di Madura, Haji Khairul Umam alias H. Her juga membeli tembakau asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pembelian tembakau luar Madura ini dilakukan mulai Rabu (6/8/2025) kemarin.

Pembelian di dua sentra produksi utama tersebut prosesnya dilakukan secara langsung. H. Her bertemu dengan petani dan pengepul lokal sebagai bentuk dukungan terhadap hasil panen musim ini yang dinilai berkualitas tinggi.

“Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga tembakau di tingkat petani,” kata H. Her.

Namun, total pembelian tembakau lebih awal di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Temanggung ini belum diumumkan secara resmi oleh H. Her.

Hanya saja, Direktur PT Bawang Mas itu pernah menyampaikan prediksi harga tembakau di Indonesia, termasuk di dua kabupaten tersebut.

Di Bojonegoro harga tembakau di kisaran Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan di Temanggung di kisaran Rp 40 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogram. “Namun itu berlaku jika tidak ada hujan,” tuturnya.

Selain itu, H. Her juga pernah menyampaikan bahwa PT. Bawang Mas Group akan melakukan pembelian tembakau Madura pada 17 Agustus setelah upacara Kemerdekaan RI.

“Akan tetapi hal ini tidak berlaku di luar Madura, karena di luar Madura sudah memasuki masa panen,” ujar H. Her.

Dengan langkah ini, H. Her, tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemain utama diindustri tembakau nasional, tetapi juga memperkuat kemitraan petani di Jawa Tengan dan Jawa Timur.

“Insya Allah, PT. Bawang Mas akan melakukan pembelian di seluruh wilayah penghasil tembakau di Indonesia,” terangnya.

Ketua Umum P4TM ini menambahkan, tetap berkomitmen untuk tidak mengambil sampel. Sampel tembakau, menurutnya, akan tetap dibeli sesuai harga yang sudah ditentukan, sehingga petani tidak merugi.

“Mari kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan tahun ini petani untung. Pedagang juga untung,” pungkas H. Her. (Znl/Arif)

Hadapi Persis Solo di Laga Perdana, Presiden Madura United: Kemenangan Harga Mati

0

Pamekasan, (Media Madura) – Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Alfredo Vera ketika menghadapi Persis Solo di laga perdana Super League.

Hal ini diserukan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi saat menghadiri latihan perdana Lulinha dkk. di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Rabu (6/8/2025).

Laskar Sape Kerrab akan menjamu Laskar Sambernyawa di pekan pertama Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, pada Sabtu (9/8/2025) mendatang.

“Lawan (Persis) Solo harus menang. Harga mati,” kata AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi, Rabu.

AQ mengungkapkan, pihaknya tidak menargetkan Madura United harus mencetak banyak gol ke gawang Persis Solo. Baginya Madura United yang penting menang dengan skor berapa pun. “Pokonya menang,” ujarnya.

Namun tak kalah penting, menurut AQ, kehadiran suporter sangat dibutuhkan di laga perdana ini. Tapi, AQ optimistis suporter tuan rumah akan banyak yang datang demi mendukung langsung tim kesayangan mereka.

“Mohon doanya kepada seluruh suporter Madura, hari Sabtu besok mudah-mudahan kita bisa meraih kemenangan,” pungkasnya. (Znl/Arif)

4 Keuntungan Membeli Tiket Terusan Madura United di Super League

0

Pamekasan, (Media Madura) – Madura United membuat terobosan baru menjelang bergulirnya Super League musim 2025-2026.

Terobosannya adalah tim berjulukan Laskar Sape Kerrab ini menjual tiket terusan yang memiliki empat keuntungan utama.

Pertama, tiket terusan berlaku satu musim untuk laga kandang Madura United di Super League.

“Tiket 17 kali laga home selama 1 musim,” tulis akun resmi klub dikutip mediamadura.com, Rabu (6/8/2025).

Kedua, keuntungan dari pembelian tiket terusan mendapatkan jersey supporter issue.

Ketiga, Madura United menyiapkan kartu ID suporter Madura Bersatu sebagai tiket masuk pertandingan.

Terakhir, mendapatkan diskon sebesar 5 persen saat belanja di official store Madura United FC bagi suporter yang memiliki kartu ID tersebut.

Untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan menarik tersebut, suporter harus membeli tiket terusan dengan harga Rp 900 ribu.

Kick off Super League tinggal menghitu bergulir. Madura United akan menjalani laga perdana melawan Persis Solo.

Duel laga ini akan tersaji di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (9/8/2025) mendatang.

Untuk laga ini, Madura United juga sudah merilis harga tiket pertandingan. Harga untuk kelas ekonomi sebesar Rp 50 ribu dan kelas VIP Rp 100 ribu. (Znl/Arif)

PGMNI Jatim: Posbakum untuk Memberikan Perlindungan Hukum pada Siswa dan Guru Madrasah

0

Pamekasan, (Media Madura) – Perkumpulan Guru Madrasah Nasional (PGMNI) Jawa Timur melaunching Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di ruang meeting Tabrani, Kemenag Pamekasan, Minggu (3/8/2025).

Posbakum dilaunching untuk memberikan perlindungan hukum kepada guru maupun siswa madrasah. Dalam launching tersebut PGMNI juga menggandeng Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Pamekasan.

Ketua PGMNI Jawa Timur Moh. Ali Muhsin menyampaikan, saat ini banyak guru madrasah yang terpaksa harus berurusan dengan hukum. Seperti yang terjadi pada guru madrasah di Kota Demak Jawa Tengah beberapa waktu lalu , yang dipaksa membayar uang Rp 25 juta kepada wali murid dan harus berurusan dengan kepolisian.

”Hal seperti ini perlu disikapi, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi pada guru madrasah,” ujarnya.

Dijelaskan, Posbakum merupakan lembaga otonom PGMNI Jawa Timur yang bergerak memberikan bantuan hukum kepada madrasah secara kelembagaan. Yakni advokasi, perlindungan, pendampingan terhadap madrasah.

”Semoga dengan dilaunchingnya ini menjadi angin segar bagi madrasah,” tambahnya.

Sementara itu, Moh. Salim, Sekum PGMNI Jatim menjelaskan, hadirnya posbakum, diharapkan kegiatan belajar mengajar di madrasah tidak terganggu ganguan ekternal. Karenanya, Posbakum hadir untuk memberikan protex perlidungan kepada guru maupun siswa madrasah,” ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Sampang itu memaparkan, dalam bantuan pos ini lembaganya juga menggandeng pengacara. Setidaknya ada 11 pengacara yang bersedia mengawal perlindungan madrasah. Dari kerja sama itu madrasah bisa mendapatkan pengurusan administari dan pendidikan hukum kepada madrasah bisa terfasilitasi.

“Jika ada madrasah baik guru maupun siswa yang merasa jadi korban, bisa memghubungi Posbakum PGMNI dan kami siap mengawal,” tukasnya. (*)

Hj. Ansari Fasilitasi Sertifikasi Produk Halal Ratusan Pelaku Usaha di Madura

0

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari, memfasilitasi sertifikasi produk halal ratusan pelaku usaha khususnya UMKM di Dapilnya.

Politisi perempuan ini bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan menggelar sosialisasi dengan tema “Temu Wicara Pengawasan Kepada Pelaku Usaha” yang dihadiri ratusan pelaku usaha di Kabupaten Pamekasan. Senin (04/08/2025) pagi.

Dalam paparannya, Hj. Ansari menegaskan pentingnya sertifikasi produk halal bagi pelaku usaha di Indonesia khususnya di Madura.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat bersertifikasi halal, sehingga kita mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat khususnya kepada pelaku usaha,” urainya.

Ditegaskan, ia ingin memastikan setiap produk yang beredar dan dikonsusmsi oleh masyarakat merupakan produk halal yang telah bersertifikasi.

“Sertifikasi halal ini sangat penting, bukan hanya menjadi anjuran dalam agama, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan masyarakat, perlindungan bagi konsumen, dan ini juga sebagai upaya menaikkan daya saing produk UMKM asal Madura di pasar nasional,” tegasnya.

Sehingga, kata politisi asal Kabupaten Pamekasan ini, guna mempercepat proses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Madura, dibutuhkan sinergi antara berbagai pihak, baik lembaga Legislatif, pemerintah daerah, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), kementerian agama, pelaku usaha dan UMKM serta masyarakat luas.

Anggota DPR RI memiliki peran strategis dalam membentuk regulasi, mengawasi pelaksanaannya, serta mengalokasikan anggaran untuk mendukung percepatan program ini.

Deputi bidang pembinaan dan pengawasan jaminan produk halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Citra Husna Bilqis menuturkan, kedepan pihaknya akan memfasilitasi dan mempermudah sertifikasi produk halal bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia khususnya di Madura.

“Kami dari BPJPH terus mendorong dan memfasilitasi agar seluruh produk yang beredar di masyarakat bersertifikasi halal. Apalagi proses sertifikasi halal ini sangat mudah dan gratis,” tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan Mawardi. Ditegaskan bahwa Kemenag Kabupaten Pamekasan juga akan terus mendorong agar para pelaku usaha memproduksi produknya dengan halal, sehingga perlu adanya sertifikasi.

“Sosialisasi ini bagian dari upaya mendorong kesadaran para pelaku usaha di Kabupaten Pamekasan agar produknya bersertifikasi halal,” tuturnya.

Ditegaskan, apabila sudah bersertifikasi halal, maka produk UMKM asal Kabupaten Pamekasan bisa bersaing di pasar halal nasional nasional bahkan global.

Dalam forum sosialisasi ini yang menjadi pembicara yakni Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari,S.Pd.I. Sekda Kabupaten Pamekasan, Masrukin, S.Sos, M.Si dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto. Kegiatan ini akan digelar selama 3 hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus 2025. (Rls/Ist)