Wartawan Senior Jadi Korban Kericuhan Oknum Suporter Persis Solo, SIWO PWI Apresiasi Kesigapan Polisi

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Anak-anak hingga wartawan senior Hendra Zulkarnain jadi korban kericuhan saat laga Madura United vs Persis Solo.

Hendra yang liputan pakai kursi roda terkena lemparan air kemasan plastik dan botol dari oknum suporter Persis Solo. Polres Pamekasan telah meringkus pelakunya.

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mengapresiasi kinerja kepolisian.

“Kami mengecam tindakan provokator tersebut. Kami juga mengapresiasi Polres Pamekasan yang sigap meringkusnya,” tegas Ketua SIWO PWI Pamekasan Zainol Atikurrahman, Senin (11/8/2025).

Untuk diketahui, Polres Pamekasan mengamankan seorang suporter Persis Solo, yang diduga sebagai suporter fanatik pemicu kericuhan di tribun ekonomi sebelah selatan.

Insiden tersebut terjadi saat pertandingan panas antara Madura United melawan Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (9/8/2025).

Kericuhan terjadi saat Madura United kebobolan 0-2 dari Persis Solo, di mana suporter dari Persis Solo memancing keributan dengan mengejek suporter Madura United. Muarany, terjadilah saling ejek dan saling lempar botol minuman.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, terdapat beberapa suporter dari Persis Solo masuk tribun ekonomi. Dia dari awal masuk hingga terjadinya kericuhan dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi minuman keras.

Demi meredakan situasi, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto didampingi para PJU serta anggota Polres dan BKO Polda Jatim menuju tribun ekonomi untuk membubarkan kerumunan.

“Dari kedua kubu suporter sempat melawan petugas, namun alhamdulillah pihak petugas dapat membubarkan dan mendinginkan situasi,” ucap AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi.

Dengan adanya kejadian tersebut, Polres Pamekasan langsung mengamankan seorang yang diduga provokator dari kubu suporter Persis Solo. Suporter yang diamankan tersebut dalam kondisi mabuk, inisial EWP (20) warga Desa Ngabean, Kecamatan Jaten, Kabipaten Karanganyar.

Dari hasil interogasi, terduga provokator yang diamankan bukan suporter resmi Persis Solo, melainkan hanya ikut-ikutan teman dan diduga mabuk minuman keras beralkohol CIU.

AKP Jupriadi mengimbau masyarakat dan suporter agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing.

“Penegakan hukum akan dilakukan terhadap pelaku yang terbukti mengganggu ketertiban umum,” tegasnya. (*)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article