Pamekasan, (Media Madura) – Selain di Madura, Haji Khairul Umam alias H. Her juga membeli tembakau asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pembelian tembakau luar Madura ini dilakukan mulai Rabu (6/8/2025) kemarin.
Pembelian di dua sentra produksi utama tersebut prosesnya dilakukan secara langsung. H. Her bertemu dengan petani dan pengepul lokal sebagai bentuk dukungan terhadap hasil panen musim ini yang dinilai berkualitas tinggi.
“Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga tembakau di tingkat petani,” kata H. Her.
Namun, total pembelian tembakau lebih awal di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Temanggung ini belum diumumkan secara resmi oleh H. Her.
Hanya saja, Direktur PT Bawang Mas itu pernah menyampaikan prediksi harga tembakau di Indonesia, termasuk di dua kabupaten tersebut.
Di Bojonegoro harga tembakau di kisaran Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan di Temanggung di kisaran Rp 40 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogram. “Namun itu berlaku jika tidak ada hujan,” tuturnya.
Selain itu, H. Her juga pernah menyampaikan bahwa PT. Bawang Mas Group akan melakukan pembelian tembakau Madura pada 17 Agustus setelah upacara Kemerdekaan RI.
“Akan tetapi hal ini tidak berlaku di luar Madura, karena di luar Madura sudah memasuki masa panen,” ujar H. Her.
Dengan langkah ini, H. Her, tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemain utama diindustri tembakau nasional, tetapi juga memperkuat kemitraan petani di Jawa Tengan dan Jawa Timur.
“Insya Allah, PT. Bawang Mas akan melakukan pembelian di seluruh wilayah penghasil tembakau di Indonesia,” terangnya.
Ketua Umum P4TM ini menambahkan, tetap berkomitmen untuk tidak mengambil sampel. Sampel tembakau, menurutnya, akan tetap dibeli sesuai harga yang sudah ditentukan, sehingga petani tidak merugi.
“Mari kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan tahun ini petani untung. Pedagang juga untung,” pungkas H. Her. (Znl/Arif)


