Beranda blog Halaman 12

MH. Said Abdullah Bantu untuk Penghijauan Kampus UIN Madura Senilai Rp 1 Miliar

0

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Badan Anggaran DPR RI MH. Said Abdullah memberikan bantuan untuk penghijaun Kampus UIN Madura senilai Rp 1 miliar. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian agar kampus Islam ini menjadi kampus hijau.

Bantuan tersebut diberikan saat Legislator asal Kabupaten Sumenep ini meresmikan gedung gelanggang olahraga (GOR) Said Abdullah. Gedung yang telah selesai pembangunannya dan diresmikan dengan nama GOR Said Abdullah tersebut merupakan gedung yang dibantu oleh legislator PDI Perjuangan ini sebesar Rp. 3 Miliar.

Dalam sambutannya, MH. Said Abdullah menegaskan, bantuan pohon senilai Rp. 1 Miliar tersebut khusus untuk penghijauan kampus mengingat dunia saat ini terus mengalami perubahan iklim dan pemanasan global.

“Bantuan ini khsus penghijauan, berupa pohon, ditanam di kampus ini. Agar UIN Madura ini menjadi kampus hijau, Green University. Mengapa itu penting karena saat ini dunia mengalami climate change, perubahan iklim, pemanasan global,” urainya.

Legislator yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Bidang Sumber Daya DPP PDI Perjuangan ini menegaskan, salah satu langkah untuk mencegak perubahan iklim dan pemanasan global adalah membangun kesadaran publik tentang pentingnya penghijauan.

“Mari kita bangun kesadaran tentang pentingnya menanam pohon, UIN Madura juga harus menjadi pelopor,” pintanya.

Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi berterima kasih atas seluruh bantuan dan kepedulian MH. Said Abdullah terhadap pembangunan dan kemajuan kampus UIN Madura, khususnya bantuan pembangunan gedung GOR Said Abdullah dan juga bantuan dana untuk penghijauan kampus.

“Kami sangat berterima kasih kepada beliau, kepedulian beliau sangat besar terhadap kemajuan Kampus kami, UIN Madura,” tegasnya.

Bahkan ia juga menegaskan akan terus mengawal kampus UIN Madura menjadi kampus Tanian Lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan keIslaman.

“Sesuai dengan pesan Buya, MH. Said Abdullah agar UIN Madura terus menjaga kebudayaan dan Ke-Islaman, kami berkomitmen dan telah mengambil langkah tepat dengan menjadi kampus tanian lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan ke-Islaman. Untuk penghijauan kampus akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai amanah dari beliau,” pungkasnya.(Ist/Rls)

Ketua Banggar DPR RI Resmikan GOR Said Abdullah di UIN Madura

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Badan Anggaran DPR RI MH. Said Abdullah meresmikan gedung gelanggang olahraga (GOR) Said Abdullah, di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Sabtu (22/11/2025) siang.

Gedung yang telah selesai pembangunannya dan diresmikan dengan nama GOR Said Abdullah tersebut merupakan gedung yang pembangunannya dibantu oleh legislator PDI Perjuangan asal Madura ini sebesar Rp 3 Miliar, dalam kunjungannya ke kampus Islam tersebut pada 27 Juli 2024 lalu.

Dalam sambutannya, MH. Said Abdullah yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, berharap agar gedung tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang olahraga, serta seluruh civitas kampus UIN Madura termasuk masyarakat secara luas.

“Ini merupakan peresmian gedung kedua, tadi pagi saya meresmikan Gedung Said Abdullah Sport Center di UTM Bangkalan. Saat ini meresmikan di UIN Madura. Pergunakanlah gedung ini sebaik- baiknya. Manfaatkan dengan baik, tidak hanya bagi kampus tetapi masyarakat luas,” pintanya.

Selain itu, politisi senior dari Dapil Jatim XI Madura, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Sumber Daya DPP PDI Perjuangan ini mengungkapkan komitmennya untuk terus mendorong agar UIN Madura menjadi kampus negeri yang maju dan menjaga nilai-nilai kebudayaan dan ke-Islaman.

Sementara itu, Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi berterima kasih kepada seluruh tokoh Madura atas kontribusi dalam perubahan status dari IAIN Madura menjadi UIN Madura khususnya kepada MH. Said Abdullah.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa gedung GOR yang diberi nama Said Abdullah.

“Terima Kasih kepada Buya MH. Said Abdullah atas pembangunan gedung ini, dengan tujuan bisa terus mendorong peningkatan prestasi dalam bidang olahraga,” tegasnya.

Bahkan ia juga menegaskan akan terus mengawal kampus UIN Madura menjadi kampus Tanian Lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan ke-Islaman.

“Sesuai dengan pesan Buya, MH. Said Abdullah agar UIN Madura terus menjaga kebudayaan dan Ke-Islaman, kami berkomitmen dan telah mengambil langkah tepat dengan menjadi kampus tanian lanjhang guna terus merawat kebudayaan dan ke-Islaman,” pungkasnya.(Ist/Rls)

Haji AB Kukuhkan Pengurus PAC HKTI Sampang

0

‎Sampang, (Media Madura) – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sampang H Abdullah Hidayat secara resmi mengukuhkan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di 14 Kecamatan di Sampang, Rabu (19/11/2025).

‎H Abdullah Hidayat akrap disapa Haji AB mengatakan, pengukuhan ini bukan sekedar penguatan struktur organisasi melainkan penyatuan semangat petani di setiap pelosok desa untuk memajukan pertanian Kabupaten Sampang khususnya di Jawa Timur.

‎Ia menekankan, pentingnya kekompakan dan loyalitas dalam membangun kekuatan organisasi petani sebagai langkah mewujudkan program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

‎”Bagaimana kedepan kontribusi PAC HKTI betul-betul memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dalam mendukung program pertanian secara berkelanjutan,” ucap Haji AB.

‎Selain itu sinergitas dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan HKTI Sampang diharapkan dapat meningkatkan pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan produktivitas pertanian.

‎”Kami ingin distribusi bantuan seperti pupuk bibit tanaman maupun penyuluhan lebih efektif sesuai dengan kebutuhan petani, maka itu mari kita mulai dari desa kita masing-masing,” ungkapnya.

‎Setelah membacakan naskah pengukuhan kepengurusan, H Abdullah Hidayat secara simbolis menanyakan kesiapan para pengurus untuk mengabdi dan memajukan HKTI di masing-masing kecamatan.

‎Usai pengukuhan, acara kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pupuk organik dan peresmian pembukaan posko pengaduan pupuk bersubsidi.

‎Dalam kesempatan itu dihadiri Sekretaris DPC HKTI Sampang Akhmad Mohtadin, Wakil Ketua I DPC HKTI Sampang Moh Iqbal Fathoni atau akrap disapa Bung Fafan, dan Pasi Intel Kodim 0828 Sampang Kapten Inf P.S. Prasetyo. (Ryan Hariyanto/Znl)

‎Kejaksaan Sampang Dalami Tersangka Baru Kasus PEN Rp 12 Miliar

0

Sampang, (Media Madura) – Penyidik Kejaksaan Negeri Sampang memastikan akan terus mendalami kemungkinan munculnya tersangka baru dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 12 miliar tahun anggaran 2020.

‎Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadhilah Helmi saat konferensi pers terkait penahanan empat tersangka kasus dana PEN, Rabu (19/11/2025) sore.

‎Fadhilah mengatakan, kemungkinan tersangka baru bergantung pada hasil penyidikan lanjutan maupun perkembangan fakta di persidangan.

‎”Itu nanti, kita akan lihat fakta-fakta persidangan seperti apa,” tegasnya didampingi Kasi Intel Kejari Sampang Diecky Eka Koes Andriansyah dan Kasi Pidsus Kejari Sampang I Gede Indra Hari Prabowo.

‎Empat tersangka ditahan Kejaksaan Negeri Sampang terkait tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan pengadaan langsung tanpa melalui proses lelang terhadap 12 paket pekerjaan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan.

‎Diantaranya, dua pejabat Dinas PUPR Sampang Moh Hasan Mustofa (MHM) selaku PPK dan Ahmad Zahron Wiami (AZW) selaku PPTK. Keduanya menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR dan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang.

‎Dua tersangka lain yaitu Khoirul Umam (KU) selaku Direktur CV, dan Slamet Iwan Supriyanto (SIS) alias Yayan selaku pihak broker.

‎Proyek senilai Rp 12 miliar yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahap II untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020 di Sampang. Hasil audit BPK Provinsi Jawa Timur kerugian negara mencapai Rp 2,9 miliar.

‎”Kami juga melakukan penyitaan sejumlah uang hasil tindak pidana korupsi senilai Rp 641 juta rupiah,” kata Kajari Sampang Fadhilah.

‎Keempat tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang yang sama. (Ryan Hariyanto/Znl)

‎Kejaksaan Tahan Dua Pejabat PUPR Sampang dan Dua Sipil Kasus PEN Rp 12 Miliar

0

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, menahan dua pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang terkait kasus dugaan korupsi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun anggaran 2020, Rabu (19/11/2025).

‎Dua pejabat tersebut yakni Moh Hasan Mustofa (MHM) selaku PPK dan Ahmad Zahron Wiami (AZW) selaku PPTK. Keduanya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang dan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang.

‎Tak hanya itu, dua tersangka lain yang ditahan yaitu Khoirul Umam (KU) selaku Direktur CV, dan Slamet Iwan Supriyanto (SIS) alias Yayan selaku pihak broker.

‎Mereka keluar dari ruang penyidikan Kejaksaan Negeri Sampang didampingi  Penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan diborgol menuju mobil tahanan.

‎Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadhilah Helmi mengatakan, keempat tersangka tersandung kasus dugaan korupsi Dana Insentif Daerah (DID) tahap II sebesar Rp 12 miliar untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020.

‎Kegiatan proyek pembangunan ini berupa jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) di 12 titik dengan anggaran masing-masing Rp 1 miliar per lokasi.

‎Tindak pidana korupsi tersebut berupa penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan pengadaan langsung tanpa melalui proses lelang terhadap 12 paket pekerjaan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan yang telah merugikan negara sekitar Rp 2,9 miliar.

‎”Penahanan ini merupakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti atas tindak pidana dugaan korupsi dana PEN senilai Rp 12 miliar,” ucap Fadhilah, Rabu.

‎Kata Fadhilah, dalam perkara ini penyidik melakukan penyitaan sejumlah uang hasil tindak pidana korupsi sebesar Rp 641 juta. Saat ini, keempat tersangka ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Sampang selama 20 hari kedepan.

‎Keempat tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang yang sama.

‎”Tersangka ditahan terhitung tanggal 19 November sampai 8 Desember 2025,” jelasnya.

‎Diketahui, Hasan Mustofa ditetapkan tersangka pada Maret 2025 lalu, setelah penyidik Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

‎Kasus ini mencuat saat Pemkab Sampang menerima dana insentif daerah dari pemerintah pusat untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

‎Dana digunakan untuk pemeliharaan jalan melalui pengadaan langsung, diduga tidak sesuai Perpres 16 Tahun 2018. Pemeriksaan fisik pekerjaan dilakukan bersama ahli konstruksi ITS, sementara perhitungan kerugian dikuatkan BPKP Jawa Timur. (Ryan Hariyanto/Znl)


Hj. Ansari Mengaku Grogi Bicara di Hadapan Guru-gurunya di Al Amien

0

Sumenep, (Media Madura) – Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari menjadi pembicara dalam forum Program peningkatan Mutu Pendidikan Islam, Ditjend Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI bekerja sama dengan UIN Madura yang digelar di Pondok Pesantren Al Amien, Prenduan, Kabupaten Sumenep. Minggu (16/11/2025) pagi.

Dalam forum yang pesertanya mayoritas guru tersebut, rupanya ada guru dari Legislator Perempuan dari Fraksi PDI Perjuangan ini sewaktu nyantri di Pondok Pesantren Al Amien.

Saat menyampaikan materi tentang “Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter di Pesantren”, anggota DPR RI dari Dapil Jatim XI Madura ini kaget melihat sejumlah gurunya menjadi peserta.

“Aduh ternyata di sini ada guru-guru saya waktu sekolah dulu, waktu saya masih nyantri. Saya jadi grogi dan sungkan,” katanya, lalu mendatangi dan menyalami gurunya.

Dalam kesempatan itu, legislator perempuan satu-satunya dari Madura ini berterima kasih kepada gurunya yang telah membimbing dan mendidiknya hingga menjadi seperti saat ini.

“Terima kasih kepada semua guru saya, berkat jasa beliau-beliau ini saya bisa menjadi seperti sekarang,” ucapnya yang disambut tepuk tangan.

Ia juga memohon doa kepada gurunya agar tugasnya sebagai anggota DPR RI berjalan dengan baik serta amanah.

Sementara itu, Ibu Awiyani guru Hj. Ansari mengaku senang melihat siswanya saat ini bisa menjadi anggota DPR RI dan menjadi wakil rakyat Madura.

“Saya sangat bangga dan senang melihat salah-satu murid saya sekarang sukses, menjadi anggota DPR RI perwakilan masyarakat Madura. Saya doakan semoga tugasnya lancar dan selalu sukses,” ucapnya.

Seperti diketahui, Hj. Ansari merupakan satu-satunya anggota DPR RI perempuan dari Dapil XI Madura meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, ia terpilih pada Pemilu Legislatif tahun 2024 dari PDI Perjuangan.

Hj. Ansari merupakan alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, setelah 3 tahun nyantri ia melanjutkan pendidikannya di STAIN Pamekasan yang saat ini sudah beralih status menjadi UIN Madura. Bahkan saat ini sedang melanjutkan pendidikan program magisternya di kampus Islam tersebut.

Sebelum terjun ke dunia politik, Hj. Ansari merupakan seorang guru di lembaga pendidikan nonformal. Aktivitasnya di dunia pendidikan dijalani selama14 tahun.

Di DPR RI ia menjadi anggota Komisi VIII yang bermitra dengan Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Tidak hanya itu, Hj. Ansari juga menjadi anggota Badan Anggaran DPR RI periode 2024-2025.(Ist/Arf)

Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil Bangkalan dan Gus Dur, Fraksi PKB Pamekasan Sampaikan Rasa Syukur

0

Pamekasan, (Media Madura) – Setelah DPC PKB Pamekasan menggelar doa bersama, kini giliran Fraksi PKB DPRD setempat menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh besar pesantren.

Kedua tokoh tersebut adalah Syaikhona Kholil Bangkalan dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kegiatan ini digelar di kantor Fraksi PKB DPRD Pamekasan di Jalan Kabupaten, Kamis (13/11/2025).

Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, menyebut penganugerahan tersebut merupakan momen yang sangat membanggakan bagi warga Nahdliyin, khususnya masyarakat Madura.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Syaikhona Kholil adalah guru para ulama, dan Gus Dur adalah simbol perjuangan kemanusiaan. Keduanya layak mendapat gelar Pahlawan Nasional,” ujar Faridi.

Ia menambahkan, perjuangan dan keteladanan dua tokoh tersebut menjadi inspirasi bagi kader PKB untuk terus berjuang menegakkan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman.

“Semangat perjuangan keduanya harus kita teruskan, terutama dalam memperjuangkan kemaslahatan rakyat,” tambah mantan aktivis PMII itu.

Fraksi PKB juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sikap sederhana, toleran, dan cinta tanah air yang diwariskan oleh dua tokoh besar itu. (Znl/Arif)

‎Dinkes Sampang Berkomitmen Memberikan Pelayanan Prima Wujud Peringatan HKN 2025

0

Sampang, (Media Madura) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan secara prima sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinkes-KB Kabupaten Sampang dr Dwi Herlinda Lusi Harini, saat sambutannya dalam kegiatan Gebyar Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 di GOR Indor Sampang Jalan Wahid Hasyim, Kamis (18/11/2025).

‎”HKN bukan sekedar seremonial melainkan bentuk nyata yang harus dijalankan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ucapnya.

‎Dirinya memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi nyata di lingkungan kerja. Dalam memperingati HKN tahun 2025, diharapkan tenaga kesehatan terus bekerja sepenuh hati dan berdaya saing.

‎”Dengan sinergi yang baik kita wujudkan Generasi Sehat, Masa Depan Hebat di Kabupaten Sampang,” katanya.

‎”Semoga semangat HKN menjadi penggerak untuk terus berinovasi, melayani dengan tulus, dan menjaga kesehatan masyarakat Sampang agar semakin maju dan bermartabat,” imbuhnya.

‎Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sampang Sudarmanto, dalam kesempatannya menuturkan, melalui peringatan HKN tahun ini dengan mengusung tema ‘Generasi sehat, Masa Depan Hebat’ diharapkan dapat menguatkan komitmen insan kesehatan untuk memberikan kesehatan yang prima bagi masyarakat.

‎”Kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi insan tenaga kesehatan di Sampang karena kesehatan adalah sektor krusial,” ujar Sudarmanto mewakili Bupati Sampang H Slamet Junaidi.

‎Menurutnya, kesehatan merupakan barometer kesejahteraan dan keberhasilan pembangunan daerah. Maka itu, pemerintah meminta kepada penyelenggara kesehatan dan tenaga kesehatan (Nakes) baik yang bekerja di rumah sakit, Klinik Negeri maupun Swasta agar tetap semangat mendedikasikan daya dan keahliannya untuk membantu masyarakat.

‎Ia juga menekankan pentingnya langkah-langkah promotif seperti ajakan kepada masyarakat dengan menerapkan prilaku hidup sehat, baik melalui gizi makan, lingkungan dan lainnya.

‎Dia menegaskan, Pemkab Sampang berkomitmen untuk memberikan dukungan kebijakan yang berpihak kepada peningkatan kualitas kesehatan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

‎“Kita harus solid bekerja dengan cerdas, tuntas dan ikhlas, kita tuntaskan berbagai tantangan dibidang kesehatan,” pintanya.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran Direktur Rumah Sakit negeri dan swasta, tenaga kesehatan di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Sampang, dan Forkopimda.

‎Rangkaian peringatan HKN 2025 di Sampang meliputi lomba Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren), lomba Kesigapan Ambulans Puskesmas, lomba UKS Sekolah, Tenis Meja, Bulu Tangkis, dan Voli, lomba Yel-Yel Promosi Kesehatan.

‎Serta ada kegiatan Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (Cek Kesehatan Gratis/CKG), Pemeriksaan Kebugaran dan Jalan Sehat di Desa Disanah, Kecamatan Sreseh, juga Gebyar HKN Puncak dengan berbagai penampilan dan penghargaan. (Ryan Hariyanto/Znl)

Carlos Parreira Resmi Nahkodai Madura United, Bawa Semangat Baru untuk Laskar Sape Kerrab

0

Pamekasan, (Media Madura) – Madura United resmi menunjuk Carlos Parreira sebagai pelatih kepala baru untuk menakhodai tim di sisa kompetisi musim ini. Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi panjang oleh manajemen klub.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina menjelaskan, penunjukan Parreira didasari kebutuhan tim akan sosok pelatih yang tidak hanya memahami taktik, tetapi juga mampu membangun karakter dan mental pemain.

“Kami telah melalui proses evaluasi yang cukup panjang untuk menentukan arah tim ke depan. Madura United membutuhkan sosok pelatih yang tidak hanya paham taktik, tetapi juga mampu membangun mental dan karakter pemain. Dari hasil diskusi internal, kami sepakat bahwa Coach Carlos Parreira adalah sosok yang paling tepat untuk membawa semangat baru bagi tim ini,” ujar Annisa, Kamis (13/11/2025).

Parreira dikenal memiliki pengalaman luas, baik di Brasil maupun di sejumlah klub Asia. Ia dikenal sebagai pelatih yang disiplin dengan filosofi permainan menyerang, namun tetap menjaga keseimbangan dalam bertahan.

Selain itu, Parreira akan dibantu oleh pelatih fisik asal Brasil, Marcelo Cordivol Margalho, yang turut memperkuat jajaran kepelatihan Madura United.

“Kami berharap kehadirannya dapat menghadirkan stabilitas, motivasi baru, serta membantu tim kembali tampil konsisten di setiap pertandingan,” tambah Annisa.

Manajemen pun mengajak seluruh suporter Madura United untuk terus memberikan dukungan penuh kepada pelatih baru dan para pemain agar tim kembali ke jalur positif.

“Kami percaya, dengan kerja sama yang solid antara pelatih, pemain, dan seluruh elemen klub, Madura United bisa kembali ke jalur yang diharapkan. Kami mengajak seluruh suporter untuk berjuang bersama membawa nama Madura lebih tinggi,” tutupnya. (Znl/Arif)

Syaikhona Kholil Bangkalan dan Gus Dur Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional, PKB Pamekasan: Kami Bangga dan Sangat Bersyukur

0

Pamekasan, (Media Madura) — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pamekasan menggelar sarasehan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh besar pesantren: Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan dan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Acara yang berlangsung di Graha Gus Dur, Komplek Perumahan Graha Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Rabu (12/11/2025), dihadiri jajaran pengurus partai, kader, dan tokoh Nahdliyin.

Ketua DPC PKB Pamekasan, KH. Ali Wafa, menyebut penganugerahan tersebut menjadi kebanggaan besar, khususnya bagi warga Nahdliyin dan keluarga besar PKB yang menjadikan perjuangan dua tokoh itu sebagai teladan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Syaikhona Kiai Muhammad Kholil dan KH. Abdurrahman Wahid adalah simbol keulamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut KH. Ali Wafa, gelar pahlawan yang diberikan pemerintah bukan hanya penghargaan bagi individu, tetapi juga bentuk pengakuan atas peran besar pesantren dan para ulama dalam membangun bangsa.

“Ini bukti bahwa perjuangan ulama pesantren diakui negara. Mereka bukan hanya guru spiritual, tetapi juga peletak dasar nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan sarasehan reflektif yang mengulas jejak perjuangan Syaikhona Kholil sebagai guru para ulama Nusantara serta kiprah Gus Dur sebagai Presiden ke-4 RI yang memperjuangkan kemanusiaan dan toleransi.

KH. Ali Wafa menambahkan, semangat perjuangan keduanya akan terus menjadi ruh perjuangan PKB.

“Kami ingin meneladani keberanian Gus Dur dan keikhlasan Syaikhona Kholil dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kemanusiaan. Itulah ruh PKB,” tutupnya. (Znl/Arif)