Selasa, Oktober 4, 2022

Dewan Pesimis Proyek JLS Sampang Rampung Akhir Tahun

Must read

- Advertisement -
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Komisi III DPRD Sampang pesimis pekerjaan proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) senilai Rp 204,5 miliar rampung tepat waktu dan selesai sesuai target.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sampang Abdussalam dalam inspeksi mendadak (sidak) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Senin (19/9/2022) siang.

Ia mengatakan, dengan progres pengerjaan yang mencapai 70 persen pihaknya masih pesimis proyek JLS selesai pada akhir Desember 2022. Sebab, saat ini masih banyak  kontruksi bangunan lainnya belum selesai dikerjakan.

“Masih banyak item pekerjaan proyek JLS belum selesai ini, padahal tersisa tiga bulan lagi sesuai kontrak kerja 15 Desember mendatang,” ucap Abdussalam kepada wartawan di lokasi proyek JLS.

Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, sidak tersebut juga menemukan bahan penunjang proyek JLS yakni pembangunan plengsengan yang kekuatannya diragukan karena menggunakan batu kapur atau batu bahan sirtu.

“Kenapa tidak menggunakan batu gunung, bahan sirtu itu diprediksi cepat rapuh,” kata dia.

DPRD juga menemukan pekerja proyek ratusan miliar itu tanpa menerapkan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Hal ini membuat DPRD geram lantaran jasa kontruksi itu abai terhadap keselamatan kerja dan tak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

“Masak proyek ratusan miliar pekerja jasa kontruksinya layaknya kuli bangunan rumahan,” sindirnya.

Disisi lain, pihaknya mengingatkan pelaksana memperhatikan betul kualitas kontruksi demi infrastruktur yang kuat.

Sementara itu, Erwin Setiawibowo Staf Teknis Pelaksana Lapangan PT Asri Karya Lestari menyatakan, sejauh ini proses pengerjaan proyek JLS berjalan baik sesuai dengan perencanaan. 

“Yang jelas sampai saat ini sudah berjalan 70 persen, untuk progres perkembangan lainnya nanti disampaikan langsung ke PUPR,” ujar Erwin. 

Untuk diketahui, proyek JLS dibangun sepanjang 7,4 kilometer membentang ke arah barat laut. Sedangkan lebar jalan 12 meter dan akan dibangun jembatan serta jembatan layang dengan ketinggian maksimal 10 meter.

Adapun pembangunan JLS akan melintasi tiga desa dan satu kelurahan, yaitu Desa Aeng Sareh, Kampung Kesenih Kelurahan Karang Dalam Kota Sampang, Desa Patarongan, Kampung Kaseran Desa Pangongsean Kecamatan Torjun.

Akses jalur tersebut diperuntukkan bagi kendaraan berat dengan tujuan utama mengurangi beban jalan kendaraan truk yang masuk ke jantung kota.

Saat ini nilai kontrak pembangunan proyek JLS sebesar Rp 199,7 miliar selama pengerjaan 371 hari. Dimulai kontrak kerja sejak 16 Desember 2021 sampai 21 Desember 2022.

Adapun total kebutuhan anggaran pembangunan JLS sebesar Rp 204,5 miliar yang bersumber dari dana pinjaman modal pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana tersebut dicairkan secara multi years contract (MYC).

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article