Senin, Desember 6, 2021
- Advertisement -
Politik & PemerintahanJalan Rusak Parah Luput Perhatian Pemerintah, Ini Kata PUPR

Jalan Rusak Parah Luput Perhatian Pemerintah, Ini Kata PUPR

Sampang, (Media Madura) – Kondisi jalan rusak parah dan berlubang terjadi di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Sepanjang ruas jalan menghubungkan antar dua desa yakni Desa Tlagah dengan Desa Lar-Lar itu sangat memprihatinkan. Selain berlubang, jalan ini menimbulkan banyak genangan air ketika hujan.

Pengendara yang melintas justru kesulitan dan harus menghindari lubang yang cukup besar. Aspal di sepanjang ruas jalan tersebut terkelupas seakan rata dengan medan tanah.

Kerusakan jalan penghubung desa ini terjadi sejak hampir lima tahun terakhir. Padahal, jalan tersebut merupakan objek vital masyarakat desa untuk beraktivitas. Mengingat ruas jalan ini juga tembus ke Desa Batu Poro Barat, Kecamatan Kedungdung.

Wajar jika masyarakat menilai pemerintah setempat tidak perhatian dan tidak peduli atas keselamatan warganya.

“Sudah bertahan-tahun jalan ini rusak, kalau hujan begini susah mau lewat mana, takut tersungkur seperti salah satu guru waktu mau ngajar ke desa sebelah,” tutur Arif (48) warga Desa Tlagah saat melintas di lokasi, Selasa (16/11/2021).

Menyikapi hal itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang Hasan Mustofa mengaku, belum ada rencana perbaikan jalan penghubung Desa Tlagah – Lar-Lar di tahun anggaran 2022. Sebab, pihaknya belum mengetahui pasti apakah jalan tersebut merupakan poros kabupaten, non status, atau jalan poros desa.

“Kita belum tahu yang dimaksud masuk jalan apa, ruas Tlagah – Lar-Lar banyak tapi yang mana, karena ada kewenangan masing-masing, tapi seperti tahun 2021 ini kami pernah mengerjakan jalan non status atas usulan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” ucap Hasan dihubungi Media Madura.

Meski begitu, lanjut Hasan, PUPR di tahun 2022 akan memperbaiki jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Banyuates dengan pagu anggaran senilai Rp 10 miliar. Dana yang diusulkan bersumber dari bantuan keuangan pemerintah pusat.

“Kalau tahun mendatang ada perbaikan di Banyuates melewati Kedungdung, namanya itu ruas jalan Kedungdung – Bringkoning posisinya tepat di Desa Lar-Lar dekat Desa Batu Poro Barat ke arah utara,” kata Hasan.(Ryan/MM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Space Available | Kontak Kami

Pilihan Redaksi

- Advertisement -

Latest article

More article

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme