Setelah 7 Dinyatakan Positif COVID-19, PMI dari Negeri Jiran masih Berdatangan

Petugas saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan tas PMI yang tiba di Pamekasan. Foto : Budi Cahyono / GW Pamekasan Hebat
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Sebelumnya sebanyak 7 orang pekerja migran Indonesia (PMI) yang tiba di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terdeteksi positif COVID-19, tetapi hingga saat ini masih terus berdatangan.

Hari ini, sebanyak 5 orang PMII kembali tiba di Pamekasan. Penyambutan kedatangan 5 orang tersebut diperketat. Seluruh barang bawaannya dilakukan penyemprotan disinfektan.

Anggota Satgas COVID-19 dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, kelima orang tersebut telah tiba di Pamekasan dan dilakukan pemeriksaan baik secara administratif maupun kesehatannya, bahkan dilakukan penyemprotan disinfektan seluruh barang bawaannya.

“Sebelumnya kan ada 7 orang yang positif, sehingga PMI yang baru datang ini tentu harus melalui prosedur yang telah ditetepkan,” katanya, Minggu (23/05/2021) petang.

Budi juga mengatakan, 5 orang PMII itu juga akan dilakukan swab oleh tim dokter untuk memastikan kondisi kesehatannya. “Kalau yang datang hari ini swab-nya akan dilakukan besok,” katanya.

Saat ini dari 5 orang PMI tersebut tengah ditempatkan secara terpisah, untuk laki-laki yang berjumlah 2 orang di Gedung Islamic centre, sementara untuk perempuan sebanyak 3 orang ditempatkan di Home Stay Asri Pamekasan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Achmad Marsuki melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Nanang Suyanto mengatakan, swab dilakukan kepada PMI yang haru tiba di Pamekasan untuk memastikan bahwa para PMI tersebut bebas dari COVID-19, apalagi sebelumnya sudah ada 7 PMI yang dinyatakan positif.”Jika hasilnya positif maka harus dilakukan isolasi,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTS-Naker) Pemkab Pamekasan, Supriyanto mengatakan kedatangan PMI tersebut disambut oleh tim dan dilakukan pemeriksaan untuk memestikan kesehatannya. PMI yang dinyatakan sehat dan terbebas dari COVID-19 diperbolehkan pulang.

“Tetapi yang dinyatakan positif harus dilakukan isolasi, baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri,” urainya.

Kini total PMI yang datang dari Malaysia dan Singapura yang telah sampai di Kabupaten Pamekasan sudah mencapai 688 orang.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan pertanggal 21 Mei 2021, angka positif COVID-19 sebanyak 1167 orang dengan rincian isolasi 4 orang, sembuh 1073 orang dan meninggal 90 orang.(Ist/Arif)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.