PWI Pamekasan Bahas Kebijakan UHC Lewat FGD di UIN Madura

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan menggelar Focus Group Discussion (FGD) di lantai 4 Gedung Rektorat UIN Madura, Kamis (30/10/2025). Tema yang diangkat kali ini adalah “Tantangan dan Arah Kebijakan UHC di Kabupaten Pamekasan.”

Ketua panitia, Khoyrul Umam Syarif, menjelaskan bahwa kegiatan FGD ini menjadi bagian dari rangkaian pra-rapat kerja (Raker) PWI Pamekasan yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November mendatang.

“Raker nanti akan digelar di luar Madura. Jadi, FGD ini bisa dibilang sebagai pemanasan sebelum ke acara utama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam mengatakan, tema UHC diangkat sebagai bentuk tanggung jawab moral wartawan untuk menegakkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

“Wartawan wajib menyajikan berita yang akurat dan berimbang. Tapi belakangan ini, publik sempat dibuat bingung karena ada dua versi berita berbeda soal kebijakan UHC dari BPJS Kesehatan Pamekasan,” katanya.

Ia menjelaskan, satu versi berita menyebutkan layanan gratis UHC bagi lebih dari 50 ribu warga Pamekasan dihentikan, sementara versi lain menegaskan bahwa layanan tersebut tetap berjalan.

“Melalui FGD ini, kami ingin semua pihak duduk bersama agar informasi yang sampai ke masyarakat bisa lebih jelas dan utuh,” tegas Anam.

Dalam FGD ini, PWI Pamekasan turut mengundang berbagai unsur, mulai dari eksekutif, legislatif, BPJS Kesehatan, pengusaha, organisasi kepala desa (Perkasa), akademisi, hingga organisasi kemahasiswaan.

Anam berharap forum ini tak hanya memperjelas isu UHC, tetapi juga menjadi bentuk advokasi terhadap warga yang membutuhkan layanan kesehatan namun terkendala kebijakan baru.

“Pada dasarnya, nilai tertinggi dalam kerja jurnalistik adalah kepentingan publik. Dan FGD ini merupakan bagian dari itu,” pungkasnya. (Znl/Arif)

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article