BPBD Sampang Sebut Puncak Musim Kemarau Terjadi Agustus

Sekretaris Daerah Pemkab Sampang Yuliadi Setiawan bersama Forkopimda memantau posko tanggap bencana pada Januari 2020 lalu. (Ryan/MM).
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyatakan, puncak musim kemarau tahun ini diprediksi terjadi pada bulan Agustus. Sehingga ada puluhan desa di Sampang akan berdampak kekeringan.

“Berdasarkan informasi dari BMKG Surabaya puncak kemarau terjadi bulan Agustus 2021, tapi sebenarnya bulan Mei ini sudah memasuki musim kemarau,” ujar Kepala BPBD Sampang Asroni, Selasa (25/5/2021).

Menurut dia, dari prediksi tersebut dimungkinkan juga turun hujan tapi jarang hanya terjadi sebagian wilayah Kabupaten Sampang.

Saat ini, pihaknya mengaku belum secara spesifik memetakan wilayah yang akan terdampak kekeringan. Meski begitu, mengaca pada musim kemarau tahun sebelumnya ada puluhan desa yang akan terdampak kekeringan.

“Tahun lalu ada 62 desa di 13 kecamatan di Sampang mengalami kekeringan,” kata dia.

Dalam upaya antisipasi, pihaknya dengan langkah awal berkoordinasi dengan pemerintah desa hingga kecamatan untuk melakukan droping air bersih ke desa terdampak kekeringan.

“Kita koordinasi agar camat dan desa melaporkan kondisi desanya masing-masing guna pemetaan,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.