Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang akan berangkat ke tanah suci tahun 2018 berkurang ketimbang pemberangkatan jemaah musim haji tahun 2017 lalu.

Dikatakan oleh Kasi Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan Afandi, CJH yang diberangkatkan tahun ini sekitar 768 orang, sedangkan pada tahun 2017 lalu sebanyak 963 CJH yang dibagi 2 Kelompok Terbang (Kloter).

“Pemberangkatan tahun ini lebih sedikit dari tahun lalu, berkurang sekitar 200 orang” katanya, Sabtu (14/4/2018).

Ditambahkan oleh Afandi, jumlah itu masih bisa berkurang dan bertambah setelah para CJH membayar biaya pelunasan ibadah haji (BPIH). Untuk embargasi Surabaya ditentukan sebesar Rp 36.091.845. Ketentuan tersebut sudah dikuatkan dengan peraturan presiden (pepres).

”CJH Bisa berkurang setelah pelunasan tahap pertama. BPIH tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu. Selisihnya sekitar Rp 345 ribu,” tambahnya.

Kemenag masih menunggu surat edaran dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI). Dimungkinkan pada 16 April pembayaran BPIH dimulai.

Pada pelunasan BPIH tahap pertama, biasanya ada yang menunda keberangkatan. Hal itu disebabkan karena sakit atau menunggu keluarga yang lain. Sementara pada tahap pelunasan kedua, dimungkinkan bisa bertambah. Sebab tahap kedua untuk penggabungan, usulan lansia, dan pendamping.

Reporter: Rifqi

Tinggalkan Balasan