Bangkalan, (Media Madura) – “Ketua DPRD Bangkalan mana?,” kata Idrus Marham berulang kali lewat pengeras suara.

“Datang gak,”

“Ketua DPRD Bangkalan mana?”

Mendengar Mentri Sosial itu mencari berulang kali. Para muspida Bangkalan yang duduk di belakangnya celingak-celinguk ikut mencari.

Idrus terus memanggil, namun Imron Rosyadi, Ketua DPRD Bangkalan tak juga nongol.

“Anggota dewan lain ada”

“jangan (duduk) di belakang,” ucap Idrus.

Mendengar ucapan Idrus itu, Anggota DPRD Bangkalan, Mat Hari yang juga Ketua DPD Golkar datang, masuk ke kursi muspida diam-diam. Posisi badannya agak membungkuk, mengendap-endap.

Idrus Marham mencari-cari ketua DPRD Bangkalan, Imron Rosyadi bukan karena ada masalah. Dia hanya ingin memintanya ikut menyerahkan beras sejahtera secara simbolis. Seperti muspida yang lain.

“Saya jadi MC saja, biar muspida yang menyerahkan bantuan,” tutur Idrus. Selain rastra, 10 siswa berprestasi juga mendapat bantuan beasiswa dari BRI.

Menurut Idrus, dia sengaja meminta pejabat yang menyerahkan bantuan itu karena dua alasan. Pertama, agar para pejabat gotong royong, bahu membahu, bila ada kegiatan yang menyangkut kepentingan publik.

Kedua, agar kalau di kemudian hari bantuan beras terlambat, masyarakat sudah kenal wajah para pejabat, sehingga bisa langsung menanyakan kepada pada mereka kenapa terlambat.

“Mentri itu, hanya ngontrol. Memastikan program berjalan, habis itu pergi makan, enakkan jadi mentri,” ucap Idrus disambut tawa hadirin.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.