Madura United Disanksi Laga Usiran Tanpa Penonton, Ini Kata Slamet Nurcahyo

Madura United FC vs Persib Bandung pada leg pertama Liga 1 di SGRP Pamekasan.

Pamekasan, (Media Madura) – Gelandang Madura United, Slamet Nurcahyo ikut mengomentari sanksi Komdis PSSI terhadap timnya. Komdis PSSI menjatuhkan sanksi empat laga usiran tanpa penonton kepada Laskar Sape Kerrab.

Menurut pemain asal Jember Jawa Timur itu, tribun tanpa kehadiran penonton terasa hambar atau seperti pertandingan uji coba. Sebab, selama ini ia terbiasa bermain dengan dukungan penuh suporter.

“Jika tribun tidak ada penonton, seperti menjalani pertandingan uji coba tertutup. Jauh berbeda rasanya ketika berada di lapangan,” kata Slamet Nurcahyo.

Pemain bernomor punggung 10 itu menyesalkan sanksi itu, karena terjadi pada laga-laga krusial di sisa kompetisi. Meski demikian, SNC nama akrab Slamet Nurcahyo di Madura United berharap rekor tidak terkalahkan di kandang bisa tercipta selama satu musim penuh.

Empat sisa laga usiran tanpa penonton itu menghadapi Bhayangkara FC, Barito Putera, Persiba Balikpapan, dan PSM Makassar. Dua diantaranya laga kandang.

“Kami harus berupaya agar 4 pertandingan tersebut bisa dimaksimalkan menjaid poin. Seluruh elemen tim harus fokus pada pertandingan sisa, karena tugas utama kita adalah menyelesaikan 4 pertandingan tersebut. Sanksi yang didapatkan klub, harus menjadi peningkat motivasi untuk membalasnya dengan kemenangan,” ucap Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera,

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.