24.1 C
Madura
Selasa, Juni 25, 2024

Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Pamekasan Bakar Ban di Depan Kantor DPRD

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Puluhan jurnalis di Pamekasan, Madura, Jawa Timur membakar ban di depan Kantor DPRD setempat, Jumat (17/5/2024).

Aksi tersebut dilakukan saat mereka melakukan unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran.

Pantauan di lapangan, para jurnalis baik online, cetak maupun elektronik itu memulai aksinya dari Monumen Arek Lancor konvoi menuju gedung DPRD di Jalan Kabupaten.

Aksi konvoi para insan pers dikawal ketat aparat kepolisian. Sejumlah massa lainnya terlihat membawa dan membentangkan poster hingga spanduk protes.

“Tolak RUU Penyiaran, Tolak RUU Penyiaran,” teriak Korlap Aksi, Mohammad Khairul Umam, Jumat.

Irul, sapaan akrabnya mengatakan, hingga saat ini RUU Penyiaran menuai polemik. Menurutnya, terdapat pasal-pasal dalam RUU Penyiaran yang berpotensi mengancam kebebasan pers dan tugas jurnalistik.

Di antara pasal-pasal itu berbunyi, larangan penayangan eksklusif jurnalistik investigasi.

Kemudian, lanjut Irul, revisi UU Penyiaran juga berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan antara Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan Dewan Pers soal sengketa jurnalistik.

Artinya, jika terjadi sengketa jurnalistik, maka penyelesaiannya bukan lagi di Dewan Pers, melainkan di KPI. “Cara-cara seperti sangat jelas untuk membungkam pers,” tegasnya.

Irul juga menegaskan, penyelesaian sengketa jurnalistik jika ditangani KPI rawan diintervensi oleh pihak-pihak tertentu. Sehingga hasilnya tidak independen.

“Makanya kami menolak RUU Penyiaran yang saat ini digodok DPR RI,” ujarnya.

“Kami juga mendesak DPRD Kabupaten Pamekasan dan wajib membawa tuntutan kami ke DPR Pusat sebelum RUU disahkan,” imbuh wartawan Kabar Madura itu.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Hermanto memastikan seluruh tuntutan wartawan Pamekasan akan disampaikan ke DPR RI.

“Kami akan bergerak cepat, agar segera diantarkan ke Jakarta. Kami juga akan melaporkan apabila tuntutan wartawan Pamekasan sudah sampai di pusat,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article