Pamekasan, 11/4 (Media Madura) – Masjid Baitul Muflihin telah diresmikan. Peresmian masjid yang berlokasi di Dusun Sumber Waru, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur itu ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari, Selasa (11/4/2017) pagi.

Pengguntingan pita dan penandatanganan tersebut turut disaksikan para ulama, tokoh masyarakat, dan para undangan. Kemudian dilanjutkan peninjauan ke dalam masjid.

Ketua Panitia Pambangunan Masjid Baitul Muflihin, H Khotib mengatakan, sumber dana pembangunan masjid merupakan sumbangan Syeikh Abdulllah Muhammad As-Saflan Al-Ghomidi, Jedda, Arab Saudi. Selain sumbangan para dermawan dan warga setempat.

“Jadi, anggaran pembangunan masjid menghabiskan sebesar Rp 1 miliar lebih. Termasuk pembayaran kuli bangunan,” katanya, Selasa (11/4/2017).

Pengerjaan pembangunan masjid yang berdiri di atas tanah waqah itu dilakukan secara gotong royong. Waktu pengerjaan pembunganan selama setahun lebih. “Pembangunannya dimulai dari bulan Januari 2016,” imbuhnya.

Masjid yang dibangun cukup mewah dominasi warna putih itu memiliki panjang 15 meter dengan lebar 17 meter. Menurutnya, selain untuk kepentingan ibadah, masjid Baitul Muflihin juga bisa ditempati kegiatan-kegiatan sosial.

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari dalam sambutannya berharap, agar keberadaan masjid betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Utamanya untuk sarana ibadah masyarakat sekitar.

“Dengan harapan, semoga dimafaatkan sebagai tempat ibadah oleh masyarakat Desa Pamaroh,” tandasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan