Sampang, 9/4 (Media Madura) – Banjir akibat meluapnya Sungai Kali Kamuning dan Sungai Berkodes Napo Omben membuat tiga desa dan dua kelurahan terendam. Diantaranya, Desa Pasean, Panggung, dan Desa Gunung Maddah. Serta, dua kelurahan lainnya yakni Kelurahan Dalpenang dan Kelurahan Rongtengah.

Hingga kini, pukul 18.00 WIB banjir masih menggenangi wilayah Kota Sampang. Banjir masuk ke pemukiman warga sejak Minggu (9/4/2017) pagi pukul 06.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Wisnu Hartono, mengatakan banjir menggenangi kota tersebut setelah hujan deras mengguyur wilayah utara.

“Intensitas hujan tinggi terjadi di utara, sehingga banjir ini merupakan air kiriman masuk ke kota,” ujar Wisnu, Minggu (9/4/2017) siang.

Wisnu mengatakan, genangan banjir akan lebih tinggi, sebab selain air laut pasang, hingga kini hujan masih mengguyur di sebagian wilayah utara Sampang.

Dirinya menuturkan, ketinggian air seperti di Desa Tanggumong mencapai 30-50 cm, Desa Pasean genangan banjir terjadi di Dusun Lembung serta di ruas jalan desa dan pemukiman warga dengan ketinggian antara 10-20 cm.

Sedangkan, Desa Panggung antara 30 hingga 40 cm dan di Desa Gunung Maddah, yakni di Dusun Glisgis ketinggian genangan banjir antara 40hingga 50 cm.

Untuk di Kelurahan Dalpenang genangan banjir terjadi di Jalan Imam Bonjol depan SMP 6 sekitar dengan ketinggian antara 40 hingga 50 cm, Jalan Suhadak depan SMK I sekitar antara 40 hingga 50 cm, Jalan Suhadak depan Pasar Sore Deggedek dengan ketinggian genangan antara 50 hingga 60 cm.

Selanjutnya di Jalan Imam bonjol depan SDN Dalpenang l sampai dengan kantor RRI sekitar 50-60 cm, Jalan Melati 50-60 cm, Jalan Mawar 30-40 cm, Jalan Panglima Sudirman 30-40 cm, Jalan KH Hasyim Ashari 30-40 cm, Jalan Teratai 20-30 cm, Jalan Seruni 20-30 cm, Jalan Kamboja 20-30 cm, Jalan Cempaka 20-30 cm, dan di Jalan Kenanga dengan ketinggian genangan antara 20 hingga 30 cm.

Di Kelurahan Rongtengah genangan banjir akibat luapangan Sungai Kalikamuning terjadi di Jalan Pahlawan, yakni di Masjid Agung Sampang dengan ketinggian genangan antara 50 hingga 60 Cm.

“Selain itu area Monumen Trunojoyo Sampang digenangi banjir dengan ketinggian 50-60 cm, Jalan Merapi 50-70 cm, Jalan Bahagia ketinggian air 10-20 cm dan di Jalan Trunojoyo sekitar 5 cm,” terang Wisnu.

Tak hanya itu, akibat banjir merendam sebanyak tujuh sekolah di Kota Sampang. Rinciannya, SDN Gunung Maddah III di Dusun Glisgis Desa Gunung Maddah, SMPN 6 di Jalan Imam Bonjol, SMKN I di Jalan Suhadak, SDN Dalpenang III di Jalan Imam Bonjol, dan SDN Dalpenang l di Jalan Imam Bonjol, serta SDN Rongtengah I di Jalan Trunojoyo dan SDN Rongtengah II di Jalan Bahagia Sampang.

“Fasilitas umum juga terdampak banjir yaitu Pasar Sore Deggedek di Jalan Suhadak Sampang,” terangnya.

Akibat banjir ini, arus lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben lumpuh, dan demikian juga arus lalu lintas jurusan Kabupaten Pamekasan menuju Bangkalan yang melalui Kota Sampang.

“Tapi sementara ini petugas lalu lintas terpaksa mengalihkan melalui jalur alternatif, yakni melalui Jalan Samsul Arifin dan Jalan Makbul,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan