Pamekasan, 6/4 (Media Madura) – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk menertibkan seluruh pedagang kaki lima (PKL) mendapat dukungan penuh anggota DPRD setempat.

“Ya, itu bagus, kalau bisa secepatnya,” kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail di ruang Komisi I, Kamis (6/4/2017).

Hanya saja, Ismail meminta Pemkab Pamekasan betul-betul serius dalam penertiban itu. Agar tidak terulang kembali seperti pengalaman yang sudah-sudah. Yakni, PKL balik dan berjualan di atas trotoar yang merupakan zona terlarang.

“Kita butuh keseriusan Satpol PP agar betul-betul menegakkan Perda dan Perbub itu,” tegas mantan aktivis PMII ini.

Bupati Pamekasan, Achmad Syafii akan membahas persoalan penertiban PKL ini dengan TNI-Polri, dan beberapa instansi lain dalam sebuah pertemuan rutin.

Ismail meminta, dalam pertamuan yang diikuti sejumlah instansi itu bisa menyamakan persepsi agar ketika di lapangan tidak saling lempar tanggung jawab.

“Pihak Polres, pihak Kodim, kemudian Satpol PP, Dishub juga. Artinya, secara kolektif kita harus bersama-sama. Jadi komponen ini harus memang lintas sektoral, tidak bisa kemudian hanya Satpol PP saja,” ucapnya.

“Karena pada akhirnya kalau tidak terintegritasi seperti itu, yang satunya bilang ini wilayahnya Dishub. Ada mobil pelat hitam misalnya, oh ini wilayahnya Polres. Kan seperti itu yang terjadi di lapangan saat ini. Nah, kalau beberapa instansi ini bersatu, ini kami apresiasi,” katanya lagi.

Ismail menambahkan, penertiban itu harus dilakukan dengan konsisten oleh pemerintah. Jika ingin para PKL itu tidak berjualan lagi di area terlarang.

Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Achmad Syafii tengah mencari waktu yang tepat untuk menertibkan para PKL yang mangkal di sejumlah titik di wilayah itu.

“Kita sudah berikan waktu 4 tahun kepada mereka untuk berjualan di areal terlarang. Dalam waktu dekat ini seluruh PKL akan ditertibkan,” kata Syafii.

Selain akan ditertibkan, pemerintah juga sedang menyiapkan solusi untuk mereka agar tidak ada merasa dirugikan.

“Kalau kita tertibkan, kita sudah siapkan tempat. Kita sudah melakukan pendekatan-pendekatan kepada mereka,” tegas politisi Partai Demokrat itu.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan