Sumenep, 10/3 (Media Madura) – Kabar percaloan di Kantor Samsat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sampai kini nampaknya masih belum benar-benar lenyap. 

Calo pengurusan layanan perpajakan di kantor tersebut diduga masih banyak yang berseliweran. Bahkan, mampu menembus ruangan di bagian cek fisik yang jelas-jelas bertuliskan “Selain Petugas Dilarang Masuk”.

Salah satu wajib pajak asal Kecamatan Lenteng kepada mediamadura.com menuturkan, ada pelayanan yang tidak fair di kantor tersebut ketika hendak melakukan cek fisik. 

Pasalnya, calo yang mampu menembus ruangan itu, terkesan lebih diperioritaskan oleh petugas ketimbang mereka yang antre secara formal dan prosedural.

“Disitulah orang akan lebih memililih menggunakan jasa calo ketimbang antre lama-lama, karena dalam pemeriksaan berkas memang yang calo didahulukan,” tutur Sucipto, Jumat (10/3/2017).

Selain itu, berkas cek fisik yang mestinya diisi oleh petugas yang berwenang saat memastikan apakah kendaraan bermotor itu standart atau tidak untuk dipakai, oleh petugas malah disuruh untuk diisi sendiri. 

“Saya jadi terheran-heran. Apa yang dicek dari kendaraan bermotor selain hanya menuliskan nomor mesin dan nomor rangka? Pajak lima tahunan itu, selain memperbaharui plat nomor, kan juga memastikan bahwa kendaraan bermotor wajib pajak layak atau tidak dikendarai,” tanyanya heran.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Sumenep, AKP Eka Andriana ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya selalu melakukan pengendalian dan pengawasan internal.

“Kita seluruhnya sesuai dengan prosedur yang ada dan sesuai dengan UNBP, jadi terkait isu-isu yang diluar itu, kita akan lakukan pengawasan secara internal,” jawabnya singkat. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan