Sumenep, 8/2 (Media Madura) – Tohari bin Marsa’at (39) akhirnya diringkus Kepolisian Sektor (Polsek) Prenduan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (8/2/2017).

Tohari ditangkap petugas di pasar tumpah Dusun Aengsoka, Desa Pragaan Laok, Kecamatan lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan.

“Tersangka diduga telah menganiaya Misnawati (35), yang tidak lain istri sirrinya sendiri. Motif pegeniayaan itu diduga pelaku cemburu kepada istrinya,” terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Rabu (8/2/2017).

Akibatnya, korban babak belur dan mengalami lebam di beberapa bagian tubuh, bahkan mata korban sampai bengkak dan berwarna kehitaman.

Tohari dan Misnawati merupakan warga Dusun Batujaran, Desa Pragaan Daya Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

“Mengenai motif penganiayaan, Polsek Prenduan masih mendalami kasus dengan melakukan pemeriksaanp-pemeriksaan,” tandas Suwardi.

Peristiwa penganiayaan sebetulnya sudah terjadi cukup lama, yaitu pada hari Selasa, 27 September 2016 sekira pukul 20.00 WIB dirumahnya di Dusun Batujaran Desa Pragaan Daya Kecamatan Pragaan.

Namun, polisi baru melakukan penangkapan sekarang berdasarkan Sprint-Kap Nomor : SP-KAP/ 01/ II/2017/ Polsek tanggal 8 Februari 2017. Padahal laporan ke Polisi sehari setelah kejadian, yaitu Nonor : LP/ 20 /IX /2016/Jtm/Res.SMP/Sek. PRENDUAN tertanggal 28 September 2016.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan