Sumenep, 17/1 (Media Madura) – Pemberitaan yang ditulis oleh media online maduraexpose.com dianggap menyajikan berita secara sepihak oleh Kepala Desa Longos, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Mas’ud terkait dugaan penyelewengan raskin di Desa setempat.

Menurut Mas’ud, Dirinya merasa kecewa dengan isi pemberitaan tanpa konfirmasi kepada dirinya selaku pangku jabatan tertinggi di tingkat desa.

“Kami sangat kecewa dengan pemberitaan yang sepihak, harusnya kan dikonfirmasi dulu sebelum ditulis dan dipublikasikan,” ujar Mas’ud yang juga menjabat Ketua AKP Kecamatan Gapura ini.

Untuk itu, upaya hukum akan diambil untuk melaporkan Pemimpin Redaksi (Pemred) maduraexpose.com. Selain itu juga melaporkan ingin Ketua LSM Lidik Hukum dan Ham. “Keduanya akan segera kami laporkan, kami malu atas pemberitaan itu,” paparnya kepada sejumlah media.

Diberitakan sebelumnya oleh media onlinemaduraexpose.com, belasan kepala desa di Kecamatan Gapura Sumenep masuk daftar kades yang dilaporkan Lidik Hukum dan HAM ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat terkait dengan dugaan pelanggaran dan penyelewengan raskin desa.

Dari belasan Kepala Desa yang dilaporkan, 4 diantaranya Kepala Desa Longos, Kepala Desa Karang Budi, Kepala Desa Banjar Timur dan Kepala Desa Andulang, semuanya di wilayah Kecamatan Gapura, Sumenep.

Berdasarkan surat tanda terima laporan kasus korupsi raskin yang mengarah pada adanya dugaan kuat berupa pelanggaran dan penyalahgunaan pendistribusian yang selama ini terjadi.

“Intinya ada tiga perkara korupsi yang menjadi poin laporan kami yang sudah masuk ke Kejaksaan Negeri Sumenep. Semuanya berkaitan dengan penyimpangan, pelanggaran dan penyalahgunaan dalam pendistribusian raskin,” ungkap A.Effendy, Ketua Lidik Hukum dan HAM.

Terpisah, Pemred (Pemimpin Redaksi) maduraexpose.com Ferry Arbania menanggapi santai ancaman Kades Longos. Dirinya mempersilahkan upaya apapun yang akan ditempuh oleh pihak Kades jika tulisannya dianggap berpihak.

“Kalau mau melapor silahkan, lebih cepat lebih baik,” ujar Ferry singkat.

Reporter: Panji Agira
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan