Sampang, 14/1 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sampang dalam mengisi kekosongan di empat kursi jabatan bagi eselon II dipastikan molor. Alasan itu bukan tanpa sebab, dikarenakan selain harus melalui proses lelang juga salah satu penyebabnya pemerintah masih kebingungan mencari pejabat yang layak menempati jabatan strategis itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang Slamet Terbang mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait kekosongan jabatan tersebut. Sebab, dalam mengisi kekosongan itu nantinya pemerintah daerah perlu menggelar uji kompetensi jabatan, serta pembentuan panitia seleksi (Pansel).

”Kekosongan jabatan ini sudah proses persiapan. Nanti kan ada panitia seleksi, jadi perlu dikoordinasikan dulu dengan pusat,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya dalam menggelar uji kompetensi itu juga penting dilakukan bagi pejabat eselon III. Hal itu perlu untuk mencari bibit-bibit baru calon pejabat yang nantinya bisa diprediksikan mendaftar pada saat lelang jabatan.

Apakah pejabat yang sudah eselon II tidak cukup untuk mengisi kekosongan jabatan ini, Slamet mengaku pejabat yang sudah eselon II sebagian besar sudah menempati posisi di masing-masing dinas. sehingga untuk mempersiapakan dan sebagai promosi jabatan, pihaknya akan juga memberi kesempatan pada eselon III untuk ikut andil dalam proses lelang ini.

”Asalkan memenuhi persyaratan meski eselon III kan bisa mendaftar lelang jabatan,.” ucapnya.

Dikatakan Slamet, target pelaksanaan lelang jabatan pada Februari 2017 mendatang. Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan panitia seleksi. Sehingga jika tidak ada perubahan dan kendala, lelang jabatan segera digelar.

Bahkan, pelaksanan lelang jabatan selalain ketat juga selektif. Lelang jabatan diharapkan mampu mengorbitkan pejabat-pejabat yang berkualitas dan berkarakter.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan