Sampang, 7/1 (Media Madura) – Akses transportasi yang berada di wilayah perbatasan nampaknya minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur.

Itu terlihat, area perbatasan wilayah Kabupaten Pamekasan-Sampang tepatnya di Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang.

Banyak infrastuktur jalan rusah parah. Termasuk jalan poros desa yakni jalan menuju ke Dusun Lembanah, Desa Tlambah juga rusak. Selain itu, jembatan penghubung antar dusun yang ada di Dusun Lembanah juga hanya sebatas rakitan bambu yang hampir ambruk.

”Kalau jalan disini banyak yang rusak, meski sudah puluhan tahun tak kunjung diperbaiki,” ujar Said warga sekitar, Sabtu (7/1/2017).

Said juga menuturkan, jalan yang rusak kurang lebih sepanjang 7 kilo meter, dan seringkali pengendara sepeda motor terjatuh, karena banyak kubangan air dan lumpur di sepanjang akses jalan itu.

Bukan hanya itu, warga lainnya Baihaki juga memaparkan, selain akses jalan, jembatan di pelosok desa juga tanpa ada perhatian, seperti jembatan yang ada di Dusun Lembanah, Desa Tlambah. Dimana karena tidak ada perhatian warga sekitar membuat sendiri jembatan yang terbuat dari rakitan bambu.

”Kalau hampir roboh kami perbaiki sendiri dengan cara gotong-royong, biasanya kekuatan jembatan ini hanya bertahan satu tahun saja,” jelasnya.

Menurut Baihaki, jembatan penghubung antar dusun itu biasa dijadikan akses bagi warga, siswa dan guru. Dengan kondisi itu ia berharap kepada pemerintah setempat agar memperhatikan kondisi infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan.

”Kami hidup di perbatasan merasa terabaikan dan kurang diperhatikan, banyak infrastuktur yang kurang dibiarkan rusah parah, bahkan ada akses jembatan yang tak tersentuh perbaikan sama sekali, semoga saja pemerintah memperhatikan nasib kami,” harapnya.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan