Pamekasan, 6/1 (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menghitung kerugian yang dialami para korban banjir yang terjadi, Selasa (3/1/2017) lalu.

Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, berdasarkan penghitungan sementara pasca banjir kerugian untuk para warga terdampak banjir mencapai Rp 700 juta. “Setelah semuanya kami kalkulasi sekitar Rp 700 juta,” kata Budi.

Budi menjelaskan, bencana banjir yang tergolong paling besar yang pernah terjadi di Pamekasan menimbulkan kerugian ekonomi. Sejumlah rumah warga ambruk. Ada rusak berat, sedang, dan ringan. Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur seperti tanggul jebol.

Menurut Budi, terdapat 850 KK terdampak banjir
3 hari lalu. “Untuk jiwanya tinggal kalikan 4. Jadi 850 KK itu yang terparah di Kelurahan Gladak Anyar,” imbuhnya.

Selanjutnya, BPBD akan berkoordinasi dengan isntansi terkait mengenai kerugian sebelum dilimpahkan kepada bupati Pamekasan, Achmad Syafii. “Sebab, kewenangannya ada di Bapak Bupati,” tandas Budi.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan