Sampang, 6/1 (Media Madura) – Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sampang memasuki awal tahun 2017 ini mulai diingatkan para wakil rakyat untuk segera mengambil langkah cepat untuk mencari lahan penempatan pasar sapi.

Sebab, berdasarkan kesepakatan awal pemerintah setempat dengan pemilik lahan, pengalihan pasar sapi yang berada di Jalan Syamsul Arifin yang sifatnya menyewa hanya berlaku pada akhir tahun 2017.

”Anggaran pembelian lahan untuk pasar sapi baru sudah dimasukan ke APBD tahun 2017 dengan anggaran Rp 10 miliar,” jelas Anggota Komisi II DPRD Sampang Samsul Arifin, Jumat (6/1/2017).

Dirinya berharap dinas terkait segera mencari lahan pasar sapi baru, karena anggaran pembebasan lahan pasar sapi sudah dipersiapkan. Urusan lokasi pasar tidak menjadi persoalan, asalkan lokasinya harus reprsesntatif dan strategis, minimal akses menuju lahan pasar sapi tidak menyulitkan pedagang maupun pembeli.

Samsul menyampaikan, berdasarkan kesepakatan awal, masa berlaku pengalihan pasar sapi berakhir tahun 2017. Oleh sebab itu, sebelum masa sewa berakhir, diseperindag sudah menemukan lahan yang akan dijadikan pasar sapi baru.

”Kan anggaranya sudah dipersiapkan, jadi tinggal keseriusan Disperindag merealisasikan anggaran ini, dan perlu diketahu jika pembebasan lahan pasar sapi ini bersifat mendesak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Sampang Wahyu Prihartono mengaku belum bisa berbuat banyak. Sebab, ia masih baru menjabat di Disperindag. Namun yang jelas ia akan segera bergerak cepat dan bekerja sesuaii tugas dan fungsi sebagai Kepala Disperindag, termasuk merelisasikan anggaran pasar sapi baru.

”Karena saya baru menjabat tentu perlu koordinasi dulu mas, yang jelas acuan dalam merealisasikan sesuai APBD tahun 2017,” pungkasnya.

Penulis: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan