Beranda blog Halaman 5

Hj. Ansari Gencarkan Penanaman Pangan Alternatif dan Bantu Petani di Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI (Madura Raya), Hj. Ansari, terus mengintensifkan gerakan penanaman tanaman pendamping beras sekaligus menyalurkan dukungan kepada petani di Kabupaten Pamekasan, Jumat hingga Sabtu (17–18/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi partai dalam mengantisipasi dampak krisis global melalui penguatan ketahanan pangan serta diversifikasi sumber pangan masyarakat.

Pada hari pertama, Hj. Ansari mengawali kegiatan di kediamannya di Kelurahan Lawangan Daya. Penanaman dilakukan di area pekarangan rumah dan lingkungan sekitar, dengan melibatkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Mas Taufadi, anggota DPRD dari Fraksi Gelora Perjuangan, jajaran struktural partai, serta relawan Ansari Madura Raya.

Sejumlah komoditas pangan alternatif ditanam, seperti pisang, ketela, jagung, singkong, dan ubi talas. Tanaman-tanaman ini dipilih karena dinilai adaptif, mudah dibudidayakan, dan dapat menjadi sumber pangan mandiri bagi masyarakat.

Hj. Ansari menegaskan, pemanfaatan lahan pekarangan sebenarnya telah lebih dulu ia terapkan sebagai bagian dari praktik ketahanan pangan keluarga.

“Ini bukan sekadar menanam, tetapi bagaimana masyarakat bisa mulai tidak bergantung pada satu komoditas saja. Diversifikasi pangan itu penting agar kita lebih siap menghadapi situasi global,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan menyasar langsung para petani di dua lokasi, yakni Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan dan Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur. Di sana, Hj. Ansari yang kembali didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Mas Taufadi, tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga menyalurkan dukungan kepada petani yang membudidayakan komoditas seperti jagung, ubi talas, kacang hijau, hingga tanaman sukun.

Ia juga memberikan contoh langsung pemanfaatan lahan dengan menanam pohon pisang dan singkong yang dapat ditiru masyarakat di lingkungan masing-masing. Selain itu, digelar pula dialog santai dan podcast yang membahas gerakan penanaman tanaman pendamping beras sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan di tingkat akar rumput.

Kegiatan kemudian ditutup pada sore hari dengan penanaman singkong di area sawah sekitar kediamannya di Lawangan Daya.

Menurut Hj. Ansari, rangkaian kegiatan ini tidak hanya sebatas aksi simbolis, tetapi juga bentuk nyata dukungan kepada petani agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya petani, mendapat dukungan untuk mengembangkan tanaman alternatif. Ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana kita bersama-sama memperkuat ketahanan pangan,” katanya.

Ia menambahkan, ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dari pekarangan rumah.

“Dengan diversifikasi pangan, masyarakat akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan global dan tidak bergantung pada satu sumber saja,” pungkasnya. (*/Znl)

SAI Gerakkan Tanam Pangan Alternatif di Pamekasan, Perkuat Ketahanan di Tengah Krisis Global

Pamekasan, (Media Madura) – MH Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI, melalui Said Abdullah Institute (SAI) menggerakkan penanaman pangan alternatif dan penyaluran bantuan kepada petani di Kabupaten Pamekasan, Jumat hingga Sabtu (17–18/04/2026), sebagai upaya menekan dampak krisis global sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi PDI Perjuangan dalam menghadapi potensi gangguan pasokan dan kenaikan harga bahan pokok akibat dinamika global.

Pada Jumat (17/04/2026), relawan SAI bersama masyarakat melakukan penanaman tanaman pendamping beras di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan dengan memanfaatkan lahan produktif. Komoditas yang ditanam meliputi pisang, jagung, singkong, ketela, dan ubi talas yang dinilai mudah dibudidayakan serta memiliki daya tahan yang baik.

Kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (18/04/2026) di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan. Di lokasi ini, relawan bersama masyarakat menanam berbagai komoditas pangan alternatif seperti kacang hijau, ubi jalar, dan sorgum sebagai bagian dari diversifikasi pangan.

Selain penanaman, relawan SAI juga menyalurkan bantuan kepada petani di Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur guna mendukung keberlanjutan produksi pertanian di tengah tekanan ekonomi global.

Perwakilan Relawan SAI Pamekasan, Haidar Ansori, menyatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga dukungan langsung kepada petani agar tetap produktif.

“Penanaman pangan alternatif dan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah dampak krisis global,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan dan diversifikasi pangan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri serta memperkuat ketahanan pangan dari tingkat bawah. (*)

14 Putra Madura Tuntaskan Studi di Yaman, Ada yang Hafal 30 Juz dan Cum Laude

0

Yaman, (Media Madura) – Sebanyak 14 pelajar asal Madura resmi menyandang gelar sarjana usai diwisuda di Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Hadramaut, Yaman, Kamis (16/4/2026). Prosesi wisuda ke-27 itu digelar di Aula Mahsun sekitar pukul 18.30 waktu setempat, diikuti total 211 wisudawan.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran civitas akademika, mulai dari rektor, dosen, hingga mahasiswa. Tak hanya itu, sekitar 2.000 undangan termasuk wali mahasiswa dan tamu dari berbagai lembaga turut memadati lokasi. Prosesi diawali dengan pembacaan maulid bersama di masjid kampus, yang diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh rangkaian acara.

Ke-14 lulusan asal Madura tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Dari jumlah itu, 11 mahasiswa mengambil Jurusan Syariat, sementara 3 lainnya di Jurusan Sunah.

Ke-14 mahasiswa yang membawa nama Madura harum di kancah internasional tersebut adalah Ahmad Ar-Rifa’i (Bangkalan), Ahmad Kaffaby (Bangkalan), Ainur Rofik (Bangkalan), Dhiya’ul Haq (Bangkalan), Muayyad (Bangkalan), Muhammad Junaidi (Bangkalan), dan Muhammad Naufal (Bangkalan).

Selanjutnya, Asyroful Waro (Sampang), Muadzin (Sampang), Muhammad Ridho (Sampang), Sultan Ahmad Faisol (Sampang), Abdul Haq (Pamekasan), Ahmad Saifi Ar-Rozi (Pamekasan), dan Mizan Maulana Ahmad (Sumenep).

Sejumlah prestasi juga berhasil diraih. Ahmad Kaffaby dan Mizan Maulana Ahmad sukses menghafal 30 juz Al-Qur’an. Muadzin meraih predikat cum laude. Sementara Ainur Rofik mencatat capaian ganda, hafal 30 juz sekaligus lulus dengan predikat cum laude.

Menempuh pendidikan di Universitas Al-Ahgaff bukan hal mudah. Kampus ini dikenal dengan disiplin tinggi dan standar akademik yang ketat. Tidak sedikit mahasiswa yang harus gugur di tengah jalan sebelum menyelesaikan studi. Karena itu, keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para wisudawan setelah menjalani proses sekitar lima tahun.

Salah satu wisudawan, Ainur Rofik, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini tak lepas dari pertolongan Allah SWT serta doa orang tua, guru, dan orang-orang terdekat.

Ia juga membagikan dua prinsip yang menjadi penyemangat selama menempuh pendidikan. Pertama, nasihat dari Habib Abdul Qodir Ba’abud yang ia pegang: “Mon ta’ kellar, keng ta’ terro” (jika tidak mampu, berarti belum ada kemauan). Kedua, kebiasaan berdoa setelah salat agar menjadi pribadi yang beruntung.

“Dua hal itulah yang mengantarkan al-faqir hingga sampai di titik ini,” ujarnya.

Kisah para wisudawan ini menjadi bukti bahwa kesabaran, ketekunan, dan konsistensi mampu mengantarkan pada hasil membanggakan. Mereka juga membuka harapan bagi generasi lain untuk berani menempuh jalan serupa dalam meraih ilmu dan prestasi. (Znl/Arif)

Redaksi kiriman dari Muhammad Iqbal Abrori

Madura United Tumbangkan Persebaya, Menjauh dari Zona Merah

0


Surabaya, (Media Madura) – Madura United sukses meraih kemenangan penting saat menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-28 Super League. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam, berlangsung sengit dengan tensi tinggi sejak menit awal.

Madura United tampil efektif dan mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-12. Sang kapten, Lulinha, mencetak gol indah yang membuat tim tamu unggul 1-0.

Persebaya mencoba merespons dengan sejumlah peluang berbahaya. Namun, rapatnya lini pertahanan Madura United membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Madura United kembali menunjukkan ketajamannya. Pemain pengganti, R. Sousa, sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-64 setelah memanfaatkan peluang dengan baik.

Tertinggal dua gol, Persebaya terus menekan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82 lewat gol yang dicetak Riyan Ardiansyah, yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Meski terus ditekan di sisa waktu pertandingan, Madura United mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa Madura United menjauh dari zona merah. Kini, mereka mengoleksi 26 poin dan menempati posisi ke-14 klasemen sementara, membuka asa untuk bertahan di kasta tertinggi. (Znl/Arif)

Peduli Lingkungan, AJP Turun Langsung Tanam Ribuan Mangrove hingga Lepas Burung di Pesisir Pamekasan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) menandai pembukaan rapat kerja (raker) pengurus 2025–2027 dengan aksi peduli lingkungan. Kegiatan itu berupa penanaman mangrove dan pelepasan burung di Ekowisata Mangrove, Desa Lembung, Kecamatan Galis, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian halalbihalal tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan. Di antaranya perwakilan Perum Perhutani KPH Madura, aktivis lingkungan, hingga mahasiswa pecinta alam.

Ketua AJP M. Khairul Umam mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pembuka raker. Melainkan bentuk komitmen organisasi kewartawanan untuk ikut ambil bagian dalam menjawab persoalan lingkungan yang kian kompleks, khususnya di Madura.

“Isu lingkungan hari ini tidak bisa hanya disuarakan lewat tulisan. Harus ada langkah konkret. AJP ingin memulai dari hal sederhana, mengurai persoalan itu dengan aksi nyata seperti ini,” ujarnya.

Menurut dia, jurnalis memiliki peran strategis dalam mengedukasi publik sekaligus mengawal kebijakan terkait lingkungan. Karena itu, AJP berkomitmen menjadikan isu lingkungan sebagai salah satu fokus utama dalam kepengurusan ke depan.

“Ke depan, kami tidak hanya memberitakan, tapi juga terlibat langsung dalam gerakan pelestarian. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami,” imbuhnya.

Aktivis dan pegiat lingkungan Nur Faisal mengapresiasi langkah yang dilakukan AJP. Dia menilai, keterlibatan jurnalis dalam aksi nyata akan memberi dampak besar terhadap kesadaran masyarakat.

“Ini langkah positif. Jurnalis punya kekuatan membentuk opini publik. Ketika mereka turun langsung seperti ini, pesan yang disampaikan akan lebih kuat dan menyentuh masyarakat,” katanya.

Menurut Faisal, kawasan pesisir seperti di Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan memang membutuhkan perhatian serius. Penanaman mangrove menjadi salah satu solusi penting untuk menahan abrasi sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

Sementara itu, Ketua LMDH Sabuk Hijau Desa Lembung Slaman menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap aksi serupa bisa terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Kami sebagai tuan rumah tentu sangat berterima kasih. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tapi bisa menjadi gerakan bersama untuk menjaga mangrove di Lembung,” tandasnya. (*)

Achsanul Qosasi: Kemenangan di SGB Jadi Awal Kembalinya Cahaya Madura United

0

Bangkalan, (Media Madura) – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyampaikan rasa syukur dan haru usai kemenangan timnya atas Persik Kediri dengan skor 2-1 pada Sabtu (11/4/2026) di Stadion Gelora Bangkalan (SGB).

Menurutnya, hasil tersebut menjadi akhir dari penantian panjang setelah tim mengalami masa sulit tanpa kemenangan selama beberapa bulan terakhir.

“Penantian yang begitu panjang akhirnya hadir di SGB. Gelap itu mulai bergeser, harapan itu kembali muncul,” ujar AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi usai laga.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan ofisial tim yang telah bekerja keras mengembalikan performa tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.

“Terima kasih pemain dan ofisial tim yang bekerja keras untuk memunculkan kembali cahaya di Bumi Madura. Semuanya dimulai dari yang pertama, setelah tiga bulan tak bercahaya,” lanjutnya.

Achsanul menegaskan bahwa kemenangan atas Persik Kediri ini menjadi yang pertama di tahun 2026, sekaligus mengakhiri tren tanpa kemenangan sejak terakhir kali meraih tiga poin pada 28 Desember 2025.

“Inilah kemenangan pertama di 2026. Semoga berlanjut, dan cahaya terang terus memenuhi SGB. Aamiin ya Robbal Alamiin,” tutupnya.

Kemenangan 2-1 atas Persik Kediri ini diharapkan menjadi titik balik bagi Madura United untuk kembali bangkit dan konsisten meraih hasil positif di sisa kompetisi musim ini. (Znl/Arif)

Madura United Akhiri Paceklik Kemenangan, Taklukkan Persik Kediri 2-1 di Bangkalan

0

Bangkalan, (Media Madura) – Madura United akhirnya mengakhiri tren negatif setelah meraih kemenangan 2-1 atas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-27 Super League. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (11/4/2026), berjalan sengit hingga menit akhir.

Tim tuan rumah membuka keunggulan lewat gol Fransiskus Alesandro pada menit ke-34. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persik Kediri mampu menyamakan kedudukan melalui Gusti Rendi pada menit ke-62. Namun, Madura United kembali unggul setelah Riquelme Sousa mencetak gol pada menit ke-73 yang memastikan kemenangan 2-1.

Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi yang pertama bagi Madura United setelah 11 pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan. Terakhir kali mereka meraih tiga poin adalah pada 28 Desember 2025.

Asisten pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, mengakui pertandingan berjalan sulit dan timnya tidak tampil maksimal, namun tetap bersyukur atas hasil akhir.

“Pertandingan yang berat, kami tidak tampil cukup bagus hari ini. Tapi kami mendapatkan tiga poin, itu yang paling penting. Saya juga memuji Persik Kediri yang bermain sangat bagus,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada lini pertahanan dan gelandang yang tampil disiplin sepanjang laga. Kesabaran dalam bertahan serta kemampuan memanfaatkan transisi cepat menjadi kunci kemenangan timnya.

Sementara itu, pemain Madura United, Ruxi, mengungkapkan rasa lega atas kemenangan tersebut setelah melewati periode sulit.

“Pertama sekali, selamat kepada kami semua. Ini pertandingan yang sulit. Terakhir kali kami menang pada bulan Desember tahun lalu. Itu waktu yang panjang tanpa tiga poin, dan masa yang sulit bagi kami. Jadi saya sangat senang dengan kemenangan ini,” katanya.

Hasil ini menjadi momentum kebangkitan bagi Madura United untuk memperbaiki performa dan posisi mereka di klasemen Super League musim ini. (Znl/Arif)

‎‎PPP Sampang Gelar Muscab Menyongsong Pemilu 2029

Sampang, (Media Madura) – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sampang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X yang berlangsung di Aula Hotel Bahagia, Selasa (21/4/2026).

‎Ketua DPC PPP Kabupaten Sampang H Abdullah Hidayat mengatakan, Muscab dengan mengusung tema ‘Transformasi PPP untuk Indonesia’ digelar selama dua hari mulai Selasa-Rabu 22 April 2026.

‎Ia menuturkan, muscab tersebut merupakan momentum konsolidasi struktural partai untuk memaksimalkan peran PPP sebagai partai pilihan umat Islam. Diharapkan pelaksanaan muscab berjalan lancar sukses serta mampu menghasilkan keputusan terbaik demi PPP Sampang.

‎Yakni menjadikan partai berlambang Ka’bah sebagai wadah aspirasi politik secara terbuka inklusif dan aspiratif untuk masyarakat secara luas.

‎”Tentu ini juga diharapkan bisa lebih solid dan visioner menyongsong pemilu 2029,” ucapnya.

‎Haji AB panggilan akrabnya menjelaskan, dalam forum tersebut belum langsung ditetapkan ketua baru, melainkan dibentuk tim formatur yang akan menyusun kepengurusan periode selanjutnya.

‎“Nama-nama tim formatur sudah dibentuk dan dibuka langsung oleh DPW PPP Jawa Timur,” ujarnya.

‎Ditempat yang sama, Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Timur M. Zainul Arifin, menyampaikan rasa syukur terselenggaranya Muscab PPP Kabupaten Sampang.

‎Menurutnya, kehadiran berbagai unsur partai, mulai dari majelis syariah, pakar, kiai, ulama, hingga badan otonom partai menjadi bukti soliditas internal PPP.

‎“Semua bisa hadir, baik dari majelis syariah, pakar, kiai, ulama, maupun Banom,” ucapnya.

‎Ia menegaskan Muscab bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

‎“Semoga pada Pemilu 2029 PPP bisa kembali meningkat dan meraih kursi di Senayan,” tegasnya.

‎Zainul juga berharap tim formatur dapat bekerja secara tertib, aman, dan mampu menghasilkan susunan pengurus yang berkualitas untuk membawa PPP semakin maju di Kabupaten Sampang. (Ryan Hariyanto/

Pengurus POBSI Pamekasan Resmi Dikukuhkan, Siap Majukan Atlet Biliar Daerah

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Pamekasan resmi dikukuhkan pada Sabtu (4/4/2026). Prosesi pengukuhan berlangsung di BM Billiard And Cafe dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, anggota DPR RI Hj. Ansari, para ketua cabang olahraga se-Pamekasan, serta Ketua POBSI Jawa Timur, Pujo Asmara Hadi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Ketua POBSI Kabupaten Pamekasan,

Ketua POBSI Kabupaten Pamekasan, Sahur Abadi, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara maksimal dalam menjalankan organisasi. Ia juga meminta doa dan dukungan agar seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik.

“Kami berharap seluruh pengurus bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mohon doa agar program kerja kami berjalan maksimal dan ke depan kami akan terus fokus pada pembinaan atlet serta kemajuan organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua POBSI Jawa Timur, Pujo Asmara Hadi, menyampaikan harapannya agar POBSI Pamekasan dapat berkembang lebih pesat dan mampu berpartisipasi dalam berbagai ajang, baik di tingkat regional Jawa Timur maupun nasional.

Ia menilai Kabupaten Pamekasan memiliki potensi besar dalam olahraga biliar. Hal ini didukung dengan banyaknya rumah biliar dan klub yang aktif, sehingga menjadi modal penting dalam mencetak atlet berprestasi.

“Pamekasan punya potensi besar. Dengan banyaknya rumah biliar dan klub, POBSI Pamekasan harus mampu menjalankan perannya dengan baik dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ungkapnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, diharapkan POBSI Pamekasan mampu membawa olahraga biliar semakin berkembang dan berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Znl/Arif)

Kader PDIP Pamekasan Khatam Lima Kali Selama Ramadan, Hj. Ansari: Bukti Komitmen dan Istiqamah

0

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dapil Madura, Hj. Ansari, memberikan apresiasi kepada kader DPC PDIP Pamekasan yang konsisten mengikuti tadarus hingga mampu menghatamkan Al-Qur’an selama Ramadan.

Apresiasi itu disampaikan Ansari saat menghadiri penutupan Tadarus Ramadan 2026 M/1447 H yang digelar DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Ahad (15/3/2026) sore.

Ansari menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang tetap istiqamah mengikuti tadarus sejak awal Ramadan hingga penutupan.

“Terima kasih pada kader dan relawan yang konsisten mengikuti tadarus hingga bisa khatam lima kali selama Ramadan. Ini tentu membutuhkan komitmen dan kedisiplinan yang luar biasa,” ujar Ansari.

Menurutnya, kegiatan tadarus yang dilaksanakan selama bulan suci tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga memperkuat kebersamaan di lingkungan kader partai.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan pada Ramadan berikutnya agar nilai-nilai spiritual tetap terjaga di tengah aktivitas organisasi.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Mas Taufadi, mengatakan kegiatan tadarus Ramadan menjadi salah satu upaya membangun kedekatan dan kebersamaan antar kader.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut hingga penutupan.

“Alhamdulillah kegiatan tadarus ini berjalan dengan baik hingga penutupan. Terima kasih kepada semua kader yang telah berpartisipasi,” kata Taufadi.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi serta menanamkan nilai religius di lingkungan partai.

“Tadarus ini bukan hanya soal membaca Al-Qur’an, tetapi bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kerja-kerja sosial di tengah masyarakat,” ujar Taufadi.

Ia menambahkan, kegiatan tadarus yang dilakukan selama Ramadan juga menjadi ruang pembinaan spiritual bagi kader, sekaligus memperkuat kekompakan kepengurusan partai di tingkat daerah.

Kegiatan penutupan tadarus Ramadan tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa. (*)