Beranda blog Halaman 2

Keluarga Korban Bantah Kasus Dugaan Pornografi di Polres Sampang Mandek

Sampang, (Media Madura) – Kasus dugaan pornografi dan kekerasan seksual yang menimpa perempuan berinisial A (33), warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dipastikan masih terus diproses oleh Satreskrim Polres Sampang.

Penegasan itu muncul setelah beredar pemberitaan yang menyebut laporan keluarga korban diduga mandek dan tidak ditindaklanjuti pihak kepolisian.

Keluarga korban pun membantah pernah memberikan pernyataan seperti yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.

“Keluarga korban tidak pernah dimintai keterangan oleh wartawan tersebut. Kami juga tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang diberitakan,” ujar pihak keluarga korban, Sabtu (23/5/2026).

Menurut keluarga, informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan dikhawatirkan menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat terkait proses hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menegaskan penyidik masih terus melakukan penyelidikan secara intensif.

“Kami menegaskan bahwa laporan dari korban berinisial A mengenai dugaan penyebaran video bermuatan kesusilaan atau perekaman tanpa izin ini ditangani secara profesional dan sesuai tahapan prosedur yang ada,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Kasus tersebut bermula pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban berada di rumah saksi berinisial R dan mendapat informasi adanya rekaman video berdurasi 3 menit 52 detik yang memperlihatkan dirinya sedang mandi di rumahnya sendiri.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban kemudian melapor ke Polres Sampang dengan nomor laporan LPM/82/IV/RES.1.24./2026/Satreskrim tertanggal 20 April 2026.

Pihak kepolisian memastikan penanganan perkara dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban serta mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Hingga kini, kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan untuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan. (*/Znl)

‎Demo di Sampang Tuntut Hukuman Berat Terdakwa Penganiaya Guru Ngaji

Sampang, (Media Madura) – Ratusan pendemo mengatasnamakan Persatuan Alumni Pondok Pesantren dan Simpatisan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Sampang, di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kamis (21/6/2026).

‎Massa yang membawa spanduk dan poster tuntutan itu meminta Pengadilan Negeri menegakkan keadilan atas persidangan kasus dugaan penganiyaan terhadap guru ngaji bernama Abd Rozak, tak lain guru tugas dari Pondok Pesantren Al-Haramain Duwa’ Pote, Sampang.

‎Demonstrasi ini digelar menjelang sidang putusan pada Senin (25/6/2026) mendatang. Pengunjuk rasa tersebut meminta agar kedua terdakwa inisial SMN (29) dan HMN (30) dihukum seberat-beratnya.

‎”Ini bukan soal kekerasan terhadap guru tugas melainkan bentuk kejahatan kepada pondok pesantren, kami sangat khawatir kejadian serupa terulang kembali,” ucap Hasan Basri Korlap Aksi didampingi Kuasa Hukum Farid.

‎Menurut dia, tuntutan 5 tahun penjara yang diajukan jaksa dinilai belum puas. Pihaknya berharap terdakwa dihukum semaksimal mungkin yakni dengan pasal percobaan pembunuhan.

‎Mengingat, indikasi percobaan pembunuhan terlihat sejak kedua terdakwa membawa senjata tajam celurit untuk menghampiri korban hingga melakukan penganiayaan lantaran tak terima anaknya dipukul dengan mistar papan kayu. Kejadian bermula saat korban menegur siswa anak didiknya yang sedang bergurau.

‎”Kami minta terdakwa dihukum berat harus lebih tinggi dari tuntutan, supaya menjadi cerminan kepada orang lain bahwa tindakan kekerasan tidak dibenarkan oleh apapun,” tegasnya.

‎Unjuk rasa sempat memanas akibat pendemo yang menyuarakan aksinya ingin ditemui langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Sampang, Guntur Pambudi Wijaya.

‎Tak berselang lama, situasi kembali mereda setelah ketua pengadilan menemui massa. Di hadapan pendemo, Guntur menyatakan, segala bentuk aspirasi massa menjadi hal pertimbangan dan evaluasi.

‎”Yang jelas kami Pengadilan Negeri Sampang komitmen mengedepankan keadilan integritas dan apa yang menjadi tuntutan kami sampaikan ke majelis hakim,” singkatnya.

‎Peristiwa penganiayaan guru ngaji terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Korban merupakan warga Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang.

‎Guru tersebut ditugaskan mengajar di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. (Ryan Hariyanto/Znl)

Laga Penentuan Lawan PSM Makassar, AQ: Datang ke Stadion, Saatnya Dukung Madura di Tanah Madura

0

Pamekasan, (Media Madura) – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengajak seluruh suporter memenuhi Stadion Gelora Bangkalan saat laga penentuan menghadapi PSM Makassar pada pekan terakhir Super League musim 2025/2026.

AQ, sapaan akrab Achsanul Qosasi, menilai dukungan langsung dari suporter sangat dibutuhkan untuk membakar semangat para pemain dalam laga hidup mati tersebut.

“Suporter harus datang ke stadion untuk membesarkan hati pemain. Saatnya mereka mendukung Madura di tanah Madura,” tegas AQ.

Pertandingan melawan PSM Makassar akan bergulir pada Sabtu (23/5/2026) mendatang. Laga ini menjadi penentu nasib Madura United musim depan. Laskar Sape Kerrab wajib meraih kemenangan demi menjaga asa bertahan di Super League.

AQ mengingatkan, hasil laga tersebut akan menentukan apakah Madura United tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia atau harus turun ke Liga Championship.

“Ini pertandingan yang menentukan nasib kita. Tetap di Liga 1 (Super League.red) atau terpaksa bermain di Championship,” ujarnya.

Menurut AQ, Madura United bukan sekadar klub sepak bola, melainkan kebanggaan masyarakat Madura yang harus tetap eksis apa pun situasinya.

“Klub ini milik orang Madura, kebanggaan orang Madura, dan ini akan terus ada. Kalau kita turun ke Liga Championship atau Liga 2, pemain bisa pindah ke mana pun, tapi klub ini harus tetap ada di Madura,” tandasnya.

AQ pun meminta seluruh pemain tampil habis-habisan saat menghadapi PSM Makassar sebagai bentuk balas jasa atas dukungan masyarakat Madura selama ini.

“Saatnya kalian bermain habis-habisan. Mereka sudah hidup dari Madura. Mudah-mudahan akumulasi ketidakberuntungan selama ini berubah menjadi keberuntungan dan kita bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya. (Znl/Arif)

Pastikan Pelayanan Maksimal, Hj. Ansari Dampingi Sidak Pelayanan Jemaah Haji di Mekkah

0

Pamekasan, (Media Madura) – Pelayanan jemaah haji Indonesia di Kota Mekkah terus menjadi perhatian. Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur Madura, Hj. Ansari, hadir langsung mendampingi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Inspektur Jenderal Kementerian Haji, Dendi Suryadi, di Hotel 412 Al-Ahbab, Sektor 4 Syisyah Raudhah, Sabtu (16/5/2026).

Kehadiran Hj. Ansari di tengah para jemaah menjadi bentuk perhatian terhadap kenyamanan dan kondisi para tamu Allah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia tampak mengikuti jalannya kegiatan sejak awal hingga selesai.

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal, mulai dari kondisi hotel, fasilitas pendukung, hingga kenyamanan jemaah selama berada di Mekkah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di musala Hotel 412 Al-Ahbab. Jemaah Kloter 73 dan Kloter 74 mengikuti pengarahan dengan tertib dan penuh khidmat.

Dalam arahannya, Hj. Ansari mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi selama pelaksanaan ibadah haji, terutama jika terdapat kendala teknis di lapangan.

“Jadi, apabila ada hal yang saya sampaikan yang mungkin kurang berkenan, itu semata-mata demi kemajuan kita bersama, untuk kebaikan Indonesia, serta perbaikan pelayanan jemaah di Indonesia,” kata Hj. Ansari di hadapan jemaah.

Pihaknya juga meminta para jemaah menyampaikan keluhan melalui jalur koordinasi yang telah disiapkan agar penanganan dapat berjalan lebih cepat dan jelas.

“Apabila nantinya ada keluhan dari jemaah haji, terutama terkait hal-hal teknis, agar disampaikan kepada sektor atau ketua kloter. Di sini ada ketua kloter yang nantinya akan menyampaikan kepada sektor, sehingga koordinasi dapat berjalan dengan jelas,” lanjutnya.

Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, dan menjaga niat ibadah selama berada di Tanah Suci.

Perempuan asal Pamekasan itu terlihat aktif menyapa dan memberi semangat kepada jemaah, khususnya jemaah asal Madura, agar tetap kuat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

Momen kebersamaan antara jemaah, petugas, dan pemerintah di Kota Suci Mekkah berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Di tengah perjalanan spiritual umat muslim dari berbagai penjuru dunia, perhatian terhadap pelayanan jemaah Indonesia terus dilakukan demi menghadirkan ibadah haji yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan. (Znl/Arif)

14 Tahun Menunggu, Pasutri di Pamekasan Ini Wujudkan Impian Berhaji Bersama Ibu dan Mertua

0

Pamekasan, (Media Madura) – Setelah menunggu hampir 14 tahun, Taufadi bersama istri dan keluarga akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun 2026.

Perjalanan panjang itu dimulai pada 18 Juli 2012. Saat itu, atas dorongan sang istri, Taufadi mendaftar haji melalui salah satu bank di Pamekasan dengan setoran awal Rp25 juta per orang. Kala itu, estimasi masa tunggu sekitar 10 tahun sehingga mereka diperkirakan berangkat pada 2022.

Namun, pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020–2021 membuat antrean keberangkatan semakin panjang. Jadwal keberangkatan yang semula diperkirakan 10 tahun mundur menjadi sekitar 13 hingga 14 tahun.

“Alhamdulillah, setelah menunggu sekitar 14 tahun kurang enam bulan, kami akhirnya mendapat surat panggilan dari Kemenhaj untuk berangkat haji tahun ini,” ujar Taufadi.

Pada 2018, Taufadi juga mendaftarkan kedua orang tuanya untuk haji di Sumenep, sementara ibu mertuanya didaftarkan di Pamekasan. Sebelumnya, pada 2015, ketiganya juga telah diberangkatkan umrah oleh keluarga.

Taufadi bersama istrinya, Hj. Ansari yang kini menjabat Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jatim XI, kemudian melunasi biaya haji pada Desember 2025.

Keduanya juga mengajukan penggabungan mahram agar ibu dan ibu mertua bisa berangkat bersama mereka. Dalam aturan Kementerian Haji, penggabungan mahram diperbolehkan bagi keluarga inti yang sudah terdaftar minimal lima tahun.

“Ini tentang pengabdian dan bakti kami pada kedua malaikat tak bersayap kami,” kata pria yang saat ini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan itu.

Proses penggabungan mahram dan mutasi porsi haji disebut berjalan lancar. Ibu Taufadi digabung bersama dirinya, sedangkan ibu mertua digabung bersama sang istri.

Taufadi juga mengungkapkan bahwa ayahnya wafat pada 2023. Karena itu, pada pelaksanaan haji tahun ini ia berniat membadalkan haji untuk almarhum ayahnya. Sementara sang istri membadalkan haji untuk nenek buyutnya, almarhumah Sadenna.

Sebelumnya, Taufadi dan istri diketahui sudah pernah menunaikan ibadah haji pada 2019 menggunakan visa furoda.

Tahun ini, Taufadi dan keluarga tergabung dalam Kloter SUB-74 yang diberangkatkan melalui Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Kloter SUB-74 berjumlah 380 jamaah, terdiri dari 325 jamaah KBIHU Al-Mabrur Pamekasan, 51 jamaah KBIHU Darus Syifa’ Surabaya, serta empat petugas kloter.

Pelepasan calon jamaah haji Kloter SUB-74 dilaksanakan di depan Masjid As-Syuhada Pamekasan pada Minggu (10/5/2026) lalu. (Znl/Arif)

Madura United di Ujung Tanduk, AQ: Lawan PSM Harga Mati Menang

0

Pamekasan, (Media Madura) – Madura United berada di ujung tanduk jelang laga terakhir Super League musim 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab wajib meraih kemenangan saat menghadapi PSM Makassar demi menjaga asa bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Pertandingan hidup mati tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu, (23/2026) mendatang. Kekalahan akan membuat Madura United dipastikan terdegradasi ke Liga 2 atau Liga Championship.

Saat ini, Madura United berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari Persis Solo yang menempati posisi ke-16 dengan 31 poin.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menegaskan tidak ada pilihan lain selain menang saat menjamu PSM Makassar.

“Madura bagi kita nggak ada pilihan. Lawan PSM ini tentunya laga yang mutlak harus kita menangkan. Nggak ada pilihan lain bagi kita,” ujar AQ, sapaan akrab Achsanul Qosasi.

Menurutnya, Madura United tidak bisa terus bergantung pada hasil pertandingan tim lain untuk menentukan nasib sendiri di Super League.

“Tidak pas kalau kita selalu bergantung kepada klub-klub lain untuk selamat. Kita harus menentukan nasib kita di tangan kita sendiri,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan AQ usai Madura United gagal mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada Minggu, (17/5/2026) kemarin.

AQ menilai permainan Madura United sebenarnya membaik di babak kedua. Ia memuji perubahan strategi yang diterapkan tim pelatih hingga para pemain tampil lebih berani dalam duel-duel di lapangan.

“Babak kedua pertarungan yang sesungguhnya dimulai. Semua pemain bertarung, berani one by one, berani head to head, dan mereka menguasai pertandingan. Tapi memang nasib kita belum bisa mencetak gol,” ungkapnya.

Menjelang laga penentuan kontra PSM Makassar, AQ juga meminta seluruh suporter Madura United memenuhi Stadion Gelora Bangkalan untuk memberikan dukungan penuh kepada tim.

“Suporter harus datang ke stadion untuk membesarkan hati pemain. Saatnya mereka mendukung Madura di tanah Madura,” tegasnya.

AQ mengingatkan pertandingan melawan PSM Makassar akan menjadi penentu nasib klub, apakah tetap bertahan di Liga 1 atau harus turun kasta ke Liga Championship.

“Ini pertandingan yang menentukan nasib kita. Tetap di Liga 1 atau terpaksa bermain di Championship,” ujarnya.

AQ juga menekankan bahwa Madura United merupakan kebanggaan masyarakat Madura yang harus tetap eksis, apapun hasil akhirnya nanti.

“Klub ini milik orang Madura, kebanggaan orang Madura, dan ini akan terus ada. Kalau kita turun ke Liga Championship atau Liga 2, pemain bisa pindah ke mana pun, tapi klub ini harus tetap ada di Madura,” tandasnya.

AQ berharap seluruh pemain tampil habis-habisan saat menghadapi PSM Makassar demi membalas dukungan masyarakat Madura selama ini.

“Saatnya kalian bermain habis-habisan. Mereka sudah hidup dari Madura. Mudah-mudahan akumulasi ketidakberuntungan selama ini berubah menjadi keberuntungan dan kita bisa memenangkan pertandingan,” pungkasnya. (Znl/Arif)

Ekspor Rokok ke Filipina Terus Berlanjut, PT ESM Kembali Kirim Dua Kontainer

Pamekasan, (Media Madura) — PT Empat Sekawan Mulia (ESM) kembali memperluas pasar internasional melalui pengiriman produk rokok ke luar negeri dengan mengekspor dua kontainer sigaret putih mesin (SPM) ke Filipina, Selasa (12/5/2026).

Ekspor tersebut berisi produk rokok merek King Bravo yang dikirim ke Filipina sebagai bagian dari kerja sama dagang berkelanjutan dengan mitra bisnis di negara tersebut.

Owner PT Empat Sekawan Mulia, H. Suhaydi, mengatakan pengiriman kali ini mencapai 20 juta batang rokok dan menjadi salah satu ekspor rutin perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri.

“Hari ini kami ekspor 20 juta batang rokok ke Filipina,” kata H. Suhaydi.

Ia menjelaskan, aktivitas ekspor ke Filipina telah berlangsung selama tiga tahun terakhir dan menunjukkan keberlanjutan hubungan dagang yang terjalin antara perusahaan dengan mitra usaha di kawasan Asia Tenggara.

Menurut dia, selama periode tersebut PT ESM tidak hanya mengirim satu merek, tetapi sejumlah varian produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar setempat.

“Beberapa merek yang telah dipasarkan ke Filipina antara lain King Djava Classic, King Djava Menthol, San Milano, King Djava Blueberry Click, serta King Bravo,” ujarnya.

Suhaydi menilai, ekspor berkala tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar global sekaligus mendukung kontribusi industri hasil tembakau nasional terhadap pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Bea Cukai Madura Budi Dewantoro, mengapresiasi langkah PT Empat Sekawan Mulia yang konsisten memperluas pasar melalui ekspor di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.

Menurut Budi, dibandingkan hanya berebut pasar dalam negeri dengan kompetisi yang sengit, ekspor menjadi peluang strategis karena membuka akses ke pasar global yang lebih luas dan relatif tidak terbatas.

langkah PT Empat Sekawan Mulia tersebut dapat menjadi contoh bagi pabrik rokok lain di Indonesia, khususnya di Madura, untuk mulai berorientasi ekspor dan menembus pasar mancanegara.

“Kita berharap, ini bisa ditiru oleh pabrik-pabrik rokok lain di Indonesia, khususnya di Madura,” ujarnya.

Dengan semakin banyak industri yang merambah pasar internasional, lanjut Budi, diharapkan tercipta pasar yang lebih luas sehingga mendorong pertumbuhan usaha, peningkatan produksi, serta penyerapan tenaga kerja. (*)

Kapolres Pamekasan: Pengambilan Motor Hasil Tangkapan Balap Liar Gratis

Pamekasan, (Media Madura) – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, Madura, merilis hasil penindakan balap liar yang dilakukan sejak Februari hingga Mei 2026, Senin (11/5/2026).

Dari operasi tersebut, ratusan sepeda motor berhasil diamankan dan sebagian masih belum diambil pemiliknya.

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya pengambilan kendaraan karena seluruh proses dilakukan secara gratis.

“Kalau memang STNK dan BPKB masih leasing, minta surat keterangan dari pihak leasing,” tegasnya

“Jadi bagi masyarakat Pamekasan yang merasa punya kendaraan hilang, silahkan cek langsung ke Polres Pamekasan, gratis, saya ulangi gratis tanpa biaya,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Edi Sugiantoro menjelaskan, penindakan dilakukan bersama tim gabungan sejak Februari 2026.

Menurutnya, total kendaraan hasil tangkapan balap liar yang berhasil diamankan mencapai 594 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 444 unit sudah diambil oleh pemiliknya, sedangkan 150 unit lainnya masih berada di halaman Mapolres Pamekasan.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang kendaraannya masih diamankan agar segera mengambil sesuai jadwal sidang dengan membawa dokumen asli kendaraan.

Adapun syarat pengambilan kendaraan yakni membawa BPKB dan STNK asli. Namun khusus kendaraan yang menggunakan knalpot brong maupun ban tidak standar, pemilik diwajibkan mengganti terlebih dahulu ke kondisi standar sebelum kendaraan dibawa pulang. (Znl/Arif)

Tiga Laga Penentu, Madura United Berjuang Hindari Degradasi

0

Pamekasan, (Media Madura) – Tiga laga tersisa di Super League 2025-2026 akan menjadi penentuan bagi Madura United FC untuk memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Saat ini, Laskar Sape Kerrab berada di posisi ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin dari 31 pertandingan. Hasil itu diraih dari delapan kemenangan, delapan kali imbang, dan 15 kekalahan. Madura United sejauh ini mencetak 33 gol dan kebobolan 49 kali.

Posisi tersebut membuat Madura United unggul lima poin atas Persis Solo yang berada di batas atas zona degradasi. Meski sudah sedikit menjauh dari zona merah, peluang bertahan masih belum sepenuhnya aman.

Sebab, kehilangan poin dalam tiga pertandingan terakhir bisa berdampak besar terhadap nasib tim asal Pulau Madura itu.

Pada laga terdekat, Madura United akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Bhayangkara FC pada pekan ke-32, Senin (11/5/2026). Pertandingan itu menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan Rakhmad Basuki untuk mencuri poin demi memperbesar peluang bertahan.

“Selama ini kami selalu meminta semua pemain agar tidak panik dan tetap fokus di setiap pertandingan, khususnya dalam tiga laga sisa kompetisi musim ini,” ujar Asisten Madura United, Rakhmad Basuki.

Setelah menghadapi Bhayangkara FC, Madura United dijadwalkan melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu (17/5/2026), sebelum menutup musim dengan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (23/5/2026).

Coach RB sapaan akrabnya menilai peluang timnya untuk bertahan masih cukup terbuka.
Menurutnya, jadwal yang tersisa relatif lebih ringan dibanding beberapa pesaing langsung di papan bawah.

Meski begitu, ia mengingatkan seluruh pemain agar tetap waspada dan tidak kehilangan fokus di setiap laga.

“Kami meminta seluruh pemain agar tidak lengah. Setiap pertandingan ke depan harus dimaksimalkan. Dengan catatan, kami tidak boleh kehilangan poin lagi di sisa laga,” pungkas Coach RB, (Znl/Arif)

Di Hadapan Pengurus Gen Z, DPD PDI Jatim Puji Romantisme Taufadi dan Hj. Ansari

Pamekasan, (Media Madura) – Suasana pelantikan serentak Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan di Azana Hotel Pamekasan, Sabtu (9/5/2026), sempat cair dengan candaan dari Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi.

Pelantikan tersebut diikuti pengurus baru PAC dari 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Menariknya, dalam kepengurusan kali ini, DPC PDI Perjuangan Pamekasan juga memasukkan keterwakilan generasi muda atau Gen Z sebagai bagian dari penguatan organisasi partai ke depan.

Di hadapan para pengurus muda yang baru dilantik itu, Daniel memuji hubungan romantis Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, H. Taufadi, dengan istrinya, anggota DPR RI Hj. Ansari. Candaan itu muncul saat Daniel melihat interaksi keduanya sebelum acara dimulai.

“Tadi ketemu saya datang, istrinya datang, langsung dipanggil Sayang. Saya bilang ini memang begini di rumah atau hanya karena di depan saya,” ujar Daniel disambut tawa kader dan tamu undangan.

Daniel lalu berseloroh bahwa para suami biasanya punya banyak cara untuk mengambil hati istri. Meski begitu, ia menilai Taufadi memang sosok yang romantis dan sikap tersebut terbawa hingga di ruang publik. “Saya yakin Pak Ketua ini romantis, dan itu bagus juga,” katanya.

Daniel juga menyinggung hubungan unik pasangan tersebut dalam aktivitas politik sehari-hari. Menurutnya, di rumah Hj. Ansari berperan sebagai istri, sementara di lingkungan DPR, Taufadi harus siap menjalankan peran sebagai tenaga ahli.

“Kalau di rumah kepala keluarga, tapi ketika di DPR harus siap diperintah juga,” ucap Daniel yang kembali memancing gelak tawa hadirin.

Menurut Daniel, dinamika itu tidak mudah dijalani, apalagi dengan latar budaya yang berbeda. Namun pihaknya yakin keduanya mampu menyesuaikan diri karena memiliki pemahaman dan komunikasi yang baik.

“Saya yakin semuanya baik-baik saja,” ujarnya.

Selain itu, Daniel juga menegaskan bahwa keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan PAC menjadi langkah penting agar partai lebih adaptif terhadap perkembangan politik dan perubahan pola pemilih yang kini didominasi kalangan muda.

Setelah mencairkan suasana dengan candaan, Daniel kemudian secara resmi membuka kegiatan pelantikan serentak 13 PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Pamekasan atas nama Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. (Znl/Arif)