Beranda blog Halaman 129

Polisi Gagalkan Penyelundupan 17 Ton Pupuk Subsidi di Sampang

0

Sampang, (Media Madura) – Kepolisian Resor Sampang menggagalkan pengiriman 17 ton pupuk subsidi ilegal yang diduga hendak diselundupkan ke luar Pulau Madura.

Penangkapan ini dilakukan di dua tempat berbeda yakni di Pamekasan dan di Jalan Raya Banyuates, Kabupaten Sampang, Selasa (12/4/2022) pukul 20.30 WIB.

Kapolres Sampang AKBP Arman mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya kendaraan truk yang dicurigai membawa ratusan karung pupuk di tengah kelangkaan pupuk bersubsidi. Polisi langsung melakukan penyekatan di jalur yang akan dilewati oleh pelaku.

“Ternyata benar, setelah digeledah kami temukan dua truk membawa ratusan karung pupuk subsidi,” ucap Arman kepada wartawan di Mapolres Sampang, Rabu (13/4/2022) siang.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelaku, diantaranya dua orang sebagai sopir dan satu kernet.

Mereka adalah Mat Sari (51), warga Dusun Gilin Laok, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang, dan Muhlis Putra (29), warga Dusun Gujing, Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang. Sampang.

Kemudian, satu orang sebagai kernet yaitu Hidayat (21), warga Dusun Gujing, Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang.

“Dua kendaraan truk berwarna hitam kuning itu bernopol A 8775 YX dan D 8953 UA,” terang Kapolres.

Setelah ditelusuri kendaraan truk nopol A tersebut milik salah satu perusahaan pemasok komponen elektronik di Kabupaten Balaraja, Provinsi Banten.

Sedangkan, kendaraan truk nopol D sebagai produsen air minum kemasan asal Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Arman menuturkan, adapun 17 ton pupuk subsidi ini meliputi 180 karung pupuk jenis ZA dan 160 karung pupuk jenis Nitrogen Phosphate Kalium (NPK) / Phonska. Karung bertuliskan pupuk subsidi pemerintah itu diduga diduga hendak dijual secara ilegal diluar Kabupaten Sampang.

“Dari praktek ilegal ini motif para tersangka mengambil keuntungan diatas harga subsidi sesuai harga eceran tertinggi (HET),” kata Arman.

Polisi masih mendalami siapa peran dibalik penyelundupan pupuk subsidi di Kabupaten Sampang, mengingat sopir diketahui hanya pengantar untuk dijual ke luar jawa.

“Pengakuan sopir baru sekali ini, tapi masih kita dalami terus siapa yang terlibat nanti,” tegas dia. (Ryan/Zainol)

Safari Ramadan di Dua Kecamatan, Bupati Pamekasan Salurkan Sejumlah Bantuan

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyalurkan sejumlah bantuan di dua kecamatan saat melakukan Safari Ramadan, Selasa (12/4/2022) kemarin.

Dua kecamatan yang didatangi Baddrut Tamam adalah Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Pasean.

Datang ke dua daerah yang terletak di wilayah pantai utara (Pantura) Pamekasan itu, Baddrut Tamam didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Kantor Kecamatan Batumarmar jadi tempat pertama yang dikunjungi Baddrut Tamam dan rombongan pada safari Ramadan kali ini. Selanjutnya, rombongan bertolak ke kantor Kecamatan Pasean.

Secara simbolis, bupati yang akrab disapa Mas Tamam juga menyalurkan santunan terhadap anak yatim dan kaum duafa’. Serta, bantuan untuk guru ngaji, musolla dan bantuan khusus masjid di dua kecamatan tersebut.

Buka puasa bersama ulama, tokoh dan masyarakat sekitar juga dilakukan Mas Tamam saat safari Ramadan.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu di bulan ramadan ini dalam keadaan sehat wal afiat,” kata bupati saat memberikan sambutan dalam safari ramadan tersebut.

Dia berharap, acara silaturrahim itu dapat mempererat tali persaudaraan antara bupati serta pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan dengan masyarakat akar rumput hingga kelak di hari kemudian.

“Mudah-mudahan kita semua bisa masuk dalam surganya Allah SWT dan mendapat syafaat dari nabi Muhammad SAW,” harapnya.

Tokoh Nahdlatul Ulama ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pamekasan atas beberapa hal yang tidak berkenan, baik ucapan maupun tindakan, karena sebagai manusia biasa dipastikan tidak akan lepas dari salah maupun lupa.

Dia berharap, masyarakat dapat berpartisipasi atas segala program yang telah dicanangkan pemerintah daerah. Karena program itu seluruhnya untuk kepentingan masyarakat, seperti beasiswa santri, beasiswa kedokteran, pembangunan infrastruktur, termasuk realisasi bantuan untuk guru ngaji, musolla dan masjid.

“Karena berkat dukungan dari ajunan semua, program ini dapat terlaksana, dan ini bukan hanya amal soleh bupati, tetapi amal soleh bapak/ibu semua dan masyarakat Pamekasan. Sebab, saya jadi bupati karena dipilih oleh ajunan,” tandasnya.

Bupati meminta masyarakat yang ingin memanfaatkan program pemkab dimaksud dapat mengajukan diri kepada kepala desa, dan camat setempat agar terfasilitasi dengan baik.

“Di bulan ramadan ini, mudah-mudahan solat kita, taraweh kita, ngaji kita diterima oleh Allah SWT. Dan yang terakhir, khawatir kita tidak sempat komunikasi lagi sampai lebaran, atas nama Pemkab Pamekasan menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Mas Tamam Punya Tiga ‘Jurus Jitu’ Agar Wisatawan Mau Datang ke Pamekasan

0

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengaku sedang berikhtiar agar daerahnya semakin diminati wisatawan dari luar daerah.

Pihaknya menginginkan, ketika menyebut nama Pamekasan, respon yang muncul dari orang-orang tidak lagi negatif.

Mas Tamam sapaan akrabnya menilai, wisatawan yang enggan datang ke bumi Gerbang Salam, lantaran Pamekasan masih dikenal daerah rawan ‘carok’.

Budaya macam itu yang membuat Pamekasan kurang elok di mata masyarakat luar. Sehingga, ketika menyinggung Pamekasan kesannya selalu negatif.

Sejatinya, Pamekasan tak seseram yang dibayangkan. Menurutnya, ada beberapa daya tarik dan keistimewaan yang orang tidak banyak tahu tentang Pamekasan sebenarnya.

Ikhtiar tersebut dilakukan Mas Tamam, guna menghapus top of mind (pikiran) negatif menjadi top of mind positif masyarakat luar tentang Pamekasan.

Bahkan, Mas Tamam memastikan Pamekasan sangat layak untuk dijadikan jujukan para wisatawan dari luar daerah.

Karena itu, Mas Tamam menyiapkan tiga isu utama yang sengaja diciptakan untuk memikat hati wisatawan luar agar mau datang ke Pamekasan.

Ketiga isu tersebut diyakini bakal menjadi ‘jurus jitu’ Mas Tamam dalam ikhtiarnya ke depan. Yakni, isu kesehatan, kedua pangan, dan ketiga isu hiburan.

Namun, Mas Tamam memastikan ketiga isu tersebut tidak akan berjalan mulus apabila tidak adanya dukungan dari setiap elemen masyarakat.

“Kita harus bergandengan tangan untuk membangun kesan pertama ketika orang mendengar nama Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Mas Tamam berikhtiar membawa Pamekasan bisa bersaing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia. Mas Tamam mencontohkan Banyuwangi.

Banyuwangi saat ini menjadi kabupaten maju di Jawa Timur, lantaran menjadi jujugan wisatawan. Banyuwangi dulu tak.semaju sekarang. Bahkan, memiliki top of mind tidak baik dari masyarakat luar.

Mas Tamam menjelaskan, tugas besar yang harus dilakukan bersama-sama saat ini adalah mengubah top off mind positif tentang Pamekasan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dengan mempromosikan potensi yang ada, seperti potensi wisata, dan potensi lainnya.

“Kira-kira ketika orang menyebut kabupaten ini di luar kesannya apa? Kalau kesannya tidak menyenangkan jangan bermimpi orang akan banyak datang ke kabupaten ini,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini menambahkan, terkait ketiga isu tersebut harus menjadi perhatian bersama agar orang memiliki rasa penasaran untuk datang ke Pamekasan.

“Orang datang mau liburan, ingin bertamasya dengan keluarganya. Banyuwangi dalam tujuh tahun terakhir mampu mengubah top off mind itu, orang mau datang ke Banyuwangi sampai pemerintah pusat membangun bandara internasional di sana,” tandasnya.

Mas Tamam mengaku, lompatan luar biasa yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi didukung oleh semua lapisan masyarakatnya, bergandengan tangan memajukan daerahnya. 

“Saya berkomitmen untuk itu, dan kita semua perlu bergandengan tangan untuk itu semua. Karena yang akan bahagia bukan saya, tetapi semua elemen masyarakat, dan dalam konteks ini tidak ada menang dan kalah, semuanya menang,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, langkah tersebut harus dilakukan bersama-sama untuk menyiapkan atmosfer positif untuk generasi Pamekasan di masa yang akan datang. Karena generasi itulah yang akan menjadi penerus perjuangan saat ini.

“Makanya saya mengajak kepada kita semua, ayo bergandengan tangan semua, ormas juga, tidak ada ormas yang nomor dua, semua ormas nomor satu,” tandasnya.

Mantan aktivis PMII ini memungkasi, etos kerja keras, tidak tidak mudah patah semangat yang dimiliki masyarakat Madura dan Pamekasan secara khusus perlu didorong untuk membangun atmosfer positif tersebut demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (Zainol/Arif)

Bupati Pamekasan Sowan ke Tokoh Madura di Jakarta, Bahas Sejumlah Isu Penting

Pamekasan, (Media Madura) – Empat bupati di Madura, salah satunya Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bertemu Menko Pulhukam RI, Mahfud MD, di Jakarta. Pertemuan terbatas tersebut digelar di rumah dinas Mahfud MD di Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2022).

Selain empat bupati Madura dan Mahfu MD, pertemuan juga dihadari para Tokoh Madura lainnya, yakni Mantan Kapolri Badrodin Haiti, Sekjen Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, Sekjen Kementerian PUPR Zainal Fatah, dan Wakil Inspektur Jendral TNI Mayjen Farid Makruf.

Hadir pula Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, Dirjen Perikanan Tangkap, Ahmad Zaini, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Achmad Baidlowi, Akademisi, Asmai Ishak, Stafsus Menko Polhukam, Imam Marsudi.

Dalam pertemuan tersebut membahas beberapa isu untuk pembangunan Madura, mulai infrastruktur, ekonomi, pendidikan, stabilitas, dan isu-isu lain demi kemajuan Pulau Garam di masa yang akan datang.

“Izinkan saya menyampaikan beberapa catatan dalam pertemuan penting ini. Mudah-mudahan nanti setelah pertemuan, ada tindaklanjut tentang beberapa isu yang menjadi langkah teknis, strategis untuk Madura semakin sejahtera,” kata Bupati Pamekasan.

Menurutnya, masyarakat Madura memiliki etos kerja luar biasa yang tidak dimiliki oleh masyarakat luar Madura. Sehingga, etos tersebut perlu rumusan bersama agar menjadi langkah nyata yang lebih produktif untuk kemajuan Madura.

Persoalan yang ada di Madura perlu diskusi secara rinci dan serius yang kemudian diikuti oleh langkah kongkrit untuk mencapai target utama, yaitu kemajuan Madura tersebut.

“Menurut saya perlu didiskusikan pertema, misalnya tentang kesejahteraan, infrastruktur, kesehatan dan lain-lain. Infrastruktur menjadi satu dari sekian persoalan yang akan kita diskusikan,” tandasnya.

Bupati dengan sederet prestasi ini menyampaikan, para tokoh dan sesepuh Madura yang sedang menjadi tokoh nasional perlu mencari isu utama tentang Madura. Misalnya tentang indeks pembangunan manusia (IPM) Madura yang masih rendah, atau kesejahteraan masyarakat yang masih rendah.

“Pertanyaannya kan ada apa dengan ini, sementara di sisi lain kita punya etos Madura yang luar biasa itu. Kecerdasaan (orang Madura, red) itu yang perlu dikonsep oleh kita semua dan konsep ini diselesaikan satu-satu. Misalnya tentang kesejahteraan, kesejahteraan itu kita mau mulai dari mana,” jelasnya.

Ada banyak potensi di Madura yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan rakyatnya. Mulai potensi garam, tembakau, pertanian, laut, serta beberapa potensi lain. Makanya, perlu bergandengan tangan untuk mengembangkan potensi yang menjadi nilai ekonomi untuk kesejahteraan tersebut.

“Semua Bupati di Madura ini juga sama-sama berkomitmen untuk Madura. Artinya Sampang maju, ya Madura, Pamekasan maju, ya Madura, Sumenep maju, ya Madura, Bangkalan maju, ya Madura,” tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini melanjutkan, pihaknya mendukung seluruh rencana pembangunan infrastruktur yang akan dibangun di Madura demi keamanan dan kenyamanan bersama, tidak harus membangun tol, melainkan akses jalan yang dapat mempercepat lalu lintas Madura menuju Surabaya.

Selain itu, lanjut dia, narkoba juga menjadi isu yang memprihatinkan di Madura, tidak hanya menyasar kalangan masyarakat bawah, melainkan narkoba juga telah merasuki beberapa tokoh, termasuk tokoh agama.

“Oleh karena itu, ayo bergandengan tangan membangun Madura,” pungkasnya. (Zainol/Arif)

Naik Motor, Istri Bupati Sampang Bagikan Sembako ke Tukang Becak

Sampang, (Media Madura) – Inilah aksi sosial istri Bupati Sampang Hj Mimin Slamet Junaidi bertemu dan menyapa warga.

Dikenal sebagai istri bupati yang cerdas dan cantik, ibu empat anak ini memiliki banyak kesibukan.

Selain mendampingi sang suami dalam kegiatan kedinasan, Hj Mimin kerap tampil hingga menjadi pembicara di berbagai pertemuan penting.

Hj Mimin pun semakin aktif memperlihatkan sejumlah aktivitasnya di media sosial. Seperti yang dilakukannya pada Jumat (8/4/2022) sore.

Mengendarai sepeda motor Hj Mimin membagikan ratusan paket sembako kepada kaum dhuafa dan tukang becak.

Dengan duduk diboncengi motor bersama ajudan, Hj Mimin begitu bersemangat memberikan sembako secara langsung kepada warga di sepanjang ruas jalur Kota Sampang.

Sesekali, ibu yang juga dikenal telaten ini turun dari motor berjalan menghampiri dan menyapa tukang becak serta warga yang berjualan di trotoar sembari menyerahkan sembako.

“Ibu Bapak gimana sehat hari ini, puasanya lancar pak bu,” ucap Hj Mimin menyapa dan menanyakan kondisi kesehatan warganya.

Hj Mimin mengungkapkan, aksi sosial tersebut bentuk kepedulian PKK Kabupaten Sampang melalui program Jelajah Wanita Untuk Kaum Duafa (Jelita) dan tukang becak ditengah bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

“Kegiatan ini baru pertama kali dengan menyisir wilayah perkotaan, program Jelita Ngabuburit ini nanti akan terus berlanjut,” ucapnya.

Ia berharap bantuan paket sembako yang diberikan bermanfaat serta dapat membantu meringankan beban masyarakat. Tak hanya itu, kegiatan sosial serupa bisa terus dilakukan oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang. (Ryan/Arif)

Safari di Torjun, Wabub Sampang: Ramaikan Bulan Suci dengan Hal Positif

Sampang, (Media Madura) – Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah serta menjaga kesehatan di tengah bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah.

Hal ini disampaikan Abdullah Hidayat saat menghadiri Safari Ramadhan di Masjid As-Sakinah, Jalan Raya Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Rabu (6/4/2022) sore.

“Jaga Iman dan jaga kesehatan, ramaikanbulan suci ini dengan hal positif,” ucapnya.

Mengawali kegiatan ini Wakil Bupati Sampang menggelar santunan anak yatim dan kaum dhuafa dan dilanjutkan pemberian hibah kepada takmir masjid serta bantuan kepada marbot masjid dan insentif guru ngaji.

Kegiatan Safari dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin, tahlil, dan buka bersama dengan masyarakat yang kemudian diakhiri dengan dialog serap aspirasi serta tarawih bersama.

Haji AB sapaan akrabnya menuturkan, melalui hari kedua Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi perekat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Sekaligus wadah penyampaian informasi tentang pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Sampang.

“Ini adalah wadah dan ruang informasi pembangunan dari pemerintah ke masyarakat maupun sebaliknya dari masyarakat ke pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bisa dijadikan moment silaturahmi antar persaudaraan dan tokoh-tokoh masyarakat di Torjun demi hidup rukun dan damai. Tak lupa, warga tetap dihimbau untuk meningkatkan dan mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah puasa dan kegiatan sehari-hari.

“Mari kita dengan penuh rasa syukur bisa menjalankan ibadah puasa tahun ini, semoga semua diberi kesehatan untuk terus bisa beribadah dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Sampang AKBP Arman, Dandim 0828 Letkol CZI Suprobo Harjo Subroto, Kajari Imang Job Marsudi, Kepala Kemenag Moh Ersyad, Forkopimcam, Dirut Bank Sampang Syaifullah Asyik, Kepala OPD, Kabag di lingkungan Pemkab Sampang, seluruh Kades di Kecamatan Torjun, dan Tokoh Agama dan Masyarakat Torjun.(Ryan/Arf)

Sandiaga Uno: Batik Tulis Pamekasan Kualitas Internasional

0

Pamekasan, (Media Madura) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno memuji kualitas batik tulis Pamekasan. Pujian itu dilontarkan saat Sandiaga Uno menghadiri even Pamekasan Fashion Week (PFW), Jumat (1/4/2022) kemarin.

“Dalam Pamekasan Fashion Week ini, ternyata kita memiliki produk-produk sangat unggulan, yang bisa kita tampilkan dengan kualitas internasional,” katanya dalam sambutannya.

Sandiaga Uno menilai, batik tulis Pamekasan sangat layak menembus pasar internasional. Batik tulis Pamekasan, menurutnya, akan dipasarkan pada G20 di Bali.

Ya, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November mendatang.

“Karena G20 ini juga kesempatan kita menampilkan produk-produk ekonomi kreatif terbaik milik anak bangsa,” terang Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengungkapkan, perhelatan PFW dinilai sangat tepat untuk membangkitkan ekonomi kreatif di Pamekasan. Juga pemulihan lapangan kerja di Indonesia.

Apresiasi tinggi lainnya yang ditunjukkan Sandiaga Uno terhadap batik tulis milik warga Pamekasan, yakni akan membantu pemasarannya lewat media sosial resmi Kemenparekraf.

“Ini akan ditindaklanjuti secara gerak cepat dengan jajaran yang ada di Kemenparekraf,” tandas Sandiaga Uno. (Zainol/Arif)

Mas Tamam Bahagia Sandiaga Uno Hadir di Pamekasan Fashion Week

0

Pamekasan, (Media Madura) – Hari yang penuh bahagia bagi Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam.

Pasalnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno hadir pada even Pamekasan Fashion Week (PFW), Jumat (1/4/2022).

Kedatangan Sandiaga Uno beserta rombongan di Madhapa Agung Ronggosukowati disambut langasung, Mas Tamam.

Mas Tamam mengaku bahagia karena Sandiaga Uno menyempatkan diri menghadiri acara PFW kali ini.

“Alhamdulillah, saya bahagia sekali karena Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Bapak Sandiaga Uno meghadiri langsung even Pamekasan Fashion Week,” kata Mas Tamam.

Undangan Mas Tamam agar Sandiaga Uno datang ke bumi Gerbang Salam bukan tanpa alasan.

Di depan Sandiaga Uno, Mas Tamam memamerkan beberapa karya terbaik warga Pamekasan, salah satunya Batik Tulis Pamekasan.

Mas Tamam menegaskan pemerintah peduli dengan pelaku UMKM. Karena itu, pihaknya sangat mendorong ekonomi kreatif di Pamekasan naik kelas.

“Mudah-mudahan ekonomi kreatif terus maju, berkembang, serta mendorong bangsa Indonesia semakin sejahtera,” tuturnya.

Mas Tamam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat menyukseskan even Pamekasan Fashion Week kali ini. (Zainol/Arif)

Kalah dari Fattah Jasin, Ini Komentar Agus Mulyadi

Pamekasan, (Media Madura) – Pemilihan wakil bupati (Wabup) Pamekasan, Madura, Jawa Timur usai digelar. Pemenangnya, adalah Fattah Jasin.

Fattah Jasin unggul telak atas Agus Mulyadi. Dari 43 suara sah, Fattah Jasin memperoleh 39 suara, 3 suara dikantongi nomor urut 2. Dan, 1 suara tidak sah.

Meski kalah, kemenangan Fattah Jasin cukup diterima oleh Agus Mulyadi.

Bahkan, tanpa ragu Agus Mulyadi memberikan ucapan selamat kepada Fattah Jasin.

Agus mengaku menerima kekalahan ini dengan legowo.

“Saya dan Pak Fattah sudah komitmen, siapa pun yang kalah tetap legowo,” katanya kepada media, Kamis (28/3/2022).

Proses pemilihan yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pamekasan sempat molor lantaran anggota dewan yang hadir sedikit alias tidak koorum.

Namun, satu per satu anggota dewan akhirnya berdatangan hingga dinyatakan koorum oleh pimpinan sidang.

Selepas pukul 13:00 WIB, pemilihan wabup Pamekasan digelar. Dari 45 anggota dewan, yang tidak hadir hanya 2 orang. (Zainol/Arif)

DPRD Sukses Gelar Pemilihan Wabup Pamekasan, Fattah Jasin Terpilih

Pamekasan, (Media Madura) – Fattah Jasin terpilih menjadi wakil bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dengan demikian, Fattah Jasin dipastikan mendampingi Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam untuk sisa jabatan hingga 2023.

Fattah Jasin terpilih setelah mengalahkan, Agus Mulyadi dalam Rapat Paripurna DPRD Pamekasan dengan agenda Pemungutan Suara, Perhitungan Suara, dan Penetapan Wakil Bupati, Kamis (28/3/2022).

Dalam pemilihan tersebut, Fattah Jasin unggul telak dari Agus Mulyadi, dengan memperoleh 39 suara. Agus Mulyadi mengantongi 3 suara. Sedangkan, suara tidak sah 1.

Meski kalah, kemenangan Fattah Jasin cukup diterima oleh Agus Mulyadi.

Bahkan, tanpa ragu Agus Mulyadi memberikan ucapan selamat kepada Fattah Jasin.

Agus mengaku menerima kekalahan ini dengan legowo.

“Saya dan Pak Fattah sudah komitmen, siapa pun yang kalah tetap legowo,” katanya kepada media, Kamis (28/3/2022).

Proses pemilihan yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Pamekasan sempat molor lantaran anggota dewan yang hadir sedikit alias tidak koorum.

Namun, satu per satu anggota dewan akhirnya berdatangan hingga dinyatakan koorum oleh pimpinan sidang.

Selepas pukul 13:00 WIB, pemilihan wabup Pamekasan digelar. Dari 45 anggota dewan, yang tidak hadir hanya 2 orang. Total pemilih sendiri sebanyak 43 anggota dewan. (Zainol/Arif)