21.6 C
Madura
Kamis, April 18, 2024

Ratusan Petani Jaga Pintu Masuk Kota Pamekasan, Antisipasi Masuknya Tembakau Luar Madura

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Pamekasan, (Media Madura) – Ratusan petani dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjaga pintu masuk kota, tepatnya di pintu gerbang Selamat Datang di Bumi Gerbang Salam, Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan. Aktivitas para petani tersebut dilakukan untuk mencegah adanya tembakau luar Madura yang akan masuk dan dikirim melalui jalan nasional tersebut.

Kehawatiran petani akan masuknya tembakau luar Madura tersebut karena sebelumnya, pada Minggu (0309/2023) lalu sudah ada tembakau luar yang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian saat melakukan giat operasi dan saat ini sudah dilimpahkan ke aparat penegak perda Satpol PP untuk diproses hukum.

Dalam penangkapan tersebut dua truk bermuatan tembakau dari Bojonegoro berhasil diamankan. Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, petani juga ikut melakukan penjagaan.

Salah-satu petani asal Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Mustakim mengatakan, ia dan petani lainnya rela berjaga-jaga, khawatir apabila tembakau luar Madura jembali masuk ke Pamekasan dan akan merusak kualitas dan harga tembakau.

“Kami khawatir tembakau luar kembali masuk ke Madura, sehingga kami berjaga-jaga. Kalau tembakau luar Madura masuk, rusak nanti tembakau Madura,” katanya.

Bahkan Mustakim dan petani lainnya tetap akan berjaga-jaga di pintu masuk kota Pamekasan dan berbagai akses menuju kota hingga akhir musim tembakau nanti. Hal itu dilakukan demi memastikan tidak ada lagi tembakau luar Madura masuk ke bumi gerbang salam ini.

Apalagi, kata dia, saat ini kualitas dan harga tembakau khusunya di Pamekasan sudah sangat baik sehingga harus dijaga dan tidak boleh dirusak dengan masuknya tembakau luar Madura.

Pamekasan, (Media Madura) – Ratusan petani dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjaga pintu masuk kota, tepatnya di pintu gerbang selamat datang di Bumi Gerbang Salam, Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan. Aktivitas para petani tersebut dilakukan untuk mencegah adanya tembakau luar Madura yang akan masuk dan dikirim melalui jalan nasional tersebut.

Kehawatiran petani akan masuknya tembakau luar Madura tersebut karena sebelumnya, pada Minggu (0309/2023) lalu sudah ada tembakau luar yang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian saat melakukan giat operasi dan saat ini sudah dilimpahkan ke aparat penegak Perda Satpol PP untuk diproses hukum.

Dalam penangkapan tersebut dua truk bermuatan tembakau dari Bojonegoro berhasil diamankan. Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, petani juga ikut melakukan penjagaan.

Salah-satu petani asal Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Mustakim mengatakan, ia dan petani lainnya rela berjaga-jaga, khawatir apabila tembakau luar Madura jembali masuk ke Pamekasan dan akan merusak kualitas dan harga tembakau.

“Kami khawatir tembakau luar kembali masuk ke Madura, sehingga kami berjaga-jaga. Kalau tembakau luar Madura masuk, rusak nanti tembakau Madura,” katanya. Kamis (07/09/2023) dini hari.

Bahkan Mustakim, ia dan petani lainnya tetap akan berjaga-jaga di pintu masuk kota Pamekasan dan berbagai akses menuju kota hingga akhir musim tembakau nanti. Hal itu dilakukan demi memastikan tidak ada lagi tembakau luar Madura masuk ke bumi gerbang salam ini.

Apalagi, kata dia, saat ini kualitas dan harga tembakau khusunya di Pamekasan sudah sangat baik sehingga harus dijaga dan tidak boleh dirusak dengan masuknya tembakau luar Madura. (Arf/Ist)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article