21.5 C
Madura
Jumat, Mei 17, 2024

Bupati Minta Dirut PDAM Sampang Mundur: Kalau Nggak Saya Penjarakan

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang H Slamet Junaidi kecewa dengan kinerja Direktur Utama Perusahan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo menyusul belum tercapainya target realisasi program layanan penyediaan air bersih di wilayah perkotaan.

Untuk itu, Dirut PDAM Dani Darmawan diminta mengundurkan diri dari jabatannya jika tak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

“Silahkan mundur berarti tidak mampu,” ucap Haji Idi sapaan akrabnya kepada mediamaduracom, Jumat (26/5/2023).

Menurut bupati, seharusnya perusahaan tersebut konsisten dalam menyelesaikan capaian target kinerja agar benar-benar terealisasi dengan baik.

“Harus konsisten, harus mencapai target dong, kalau gak saya penjarakan, bener nih saya gak main-main,” tegasnya.

“Saya menaruh jabatan Dirut PDAM itu gak ada jual beli,” lanjut dia.

Slamet Junaidi juga mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Sampang untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan atau memilih mundur jika tak mampu mencapai target tersebut.

“Termasuk kepala dinas lainnya yang gak mampu mundur,” ujarnya.

“Tapi mudah-mudahan (NUWSP-red) tercapai tahun ini, paling tidak harus prestasi,” imbuhnya.

Total target pemasangan sambungan rumah (SR) program National Urban Water Supply Project (NUWSP) di Sampang sebanyak 2.346 sambungan. Rinciannya, 500 sambungan di tahun 2022 dan 1.846 sambungan di tahun 2023.

Dari jumlah target itu hanya terealisasi 345 sambungan selama dua tahun anggaran. Artinya, PDAM memiliki tanggungan 2.001 sambungan.

Sayangnya, Dirut PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan belum bisa dikonfirmasi atas tanggapan Bupati Sampang.

Sebelumnya, Kabid Pelanggan dan Humas PDAM Trunojoyo Sampang Supriyadi menjelaskan, ada beberapa kendala penyebab program NUWSP belum maksimal. Yaitu, terdapat wilayah pelayanan yang belum terpasang pipa distribusi sehingga perlu pemasangan jaringan, perlu peremajaan pipa distribusi.

“Ada juga pelanggan yang masih trauma dengan pelayanan PDAM, pelaksanaan meterisasi belum tuntas, terdapat calon pelanggan yang jauh dari pipa distribusi kurang lebih sekitar 50 meter,” kata Supriyadi. (Ryan/Zainol)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article