24.1 C
Madura
Selasa, Juni 25, 2024

PDAM Kewalahan, Program Sambungan Air Bersih NUWSP Jauh Dari Target

Must read

- Advertisement -
Redaksi
Redaksihttps://mediamadura.com
Media online yang menyajikan informasi seputar Madura. Bernaung dibawah PT Media Madura Group.

Sampang, (Media Madura) – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Trunojoyo Sampang terus berambisi menyelesaikan program layanan penyediaan air bersih di wilayah perkotaan. Program ini dinamakan National Urban Water Supply Project (NUWSP).

Tahun ini, target program sambungan rumah (SR) sebanyak 1.846 sambungan. Namun, baru bisa terealisasi 109 sambungan per bulan Mei 2023.

Jumlah tersebut tentu jauh dari target yang dicanangkan. Seharusnya PDAM mampu menyelesaikan penambahan sambungan itu maksimal per bulan 184 sambungan. Hal ini mengacu kepada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) di tahun 2022.

Tak cukup disitu, perusahaan air plat merah tersebut masih memiliki tanggungan hutang sebanyak 266 sambungan dari target 500 sambungan di tahun 2022 karena hanya terealisasi 236 sambungan.

Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan, melalui Kabid Pelanggan dan Humas Supriyadi mengakui keterlambatan capaian kinerja perusahaannya. Namun pihaknya tetap optimis mencapai target.

“Iya mudah-mudahan bisa, tapi kita minta waktu perpanjangan ke pemerintah daerah, jangan berakhir 2023 mungkin sampai 2024 gitu,” ucapnya mewakili Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan. Kamis (25/05/2023)

“Kita realita saja, ini sudah 4 bulan di tahun 2023 masih terealisasi segitu,” imbuhnya.

Menurut dia, ada beberapa kendala penyebab program NUWSP belum maksimal. Yaitu, terdapat wilayah pelayanan yang belum terpasang pipa distribusi sehingga perlu pemasangan jaringan, perlu peremajaan pipa distribusi.

“Ada juga pelanggan yang masih trauma dengan pelayanan PDAM, pelaksanaan meterisasi belum tuntas, terdapat calon pelanggan yang jauh dari pipa distribusi kurang lebih sekitar 50 meter,” kata Supriyadi.

Ia menjelaskan, NUWSP merupakan program nasional hasil kontrak kerjasama pemerintah pusat dengan Bank Dunia dalam upaya meningkatkan dan memperluas cakupan pelayanan air bersih.

Titik lokasi pemasangan SR mencangkupi wilayah Kecamatan Kota Sampang diantaranya, Kelurahan Dalpenang dengan target 126 SR, Kelurahan Gunung Sekar 768 SR, Kelurahan Rongtengah 121 SR, Kelurahan Karang Dalam 186 SR, Kelurahan Polagan 249 SR, dan Desa Pasean 60 SR.

“Program NUWSP di Sampang berjalan mulai tahun 2022 sampai 2023, jadi target selama 2 tahun ini 2.346 SR,” ucapnya.

Guna memenuhi target pemasangan SR, PDAM memberikan strategi dengan memberikan diskon 30 persen untuk pemasangan sambungan baru. Dari harga Rp 1,6 juta menjadi Rp 1,1 juta.

“Kita juga membebaskan biaya buka kembali seharga Rp 250 ribu, kemudian pembagian zona pelayanan antara lancar dan kurang lancar,” terangnya.

Saat ini, total pelanggan PDAM se Kabupaten Sampang sekitar 11 ribu lebih pelanggan. Sedangkan pelanggan wilayah Kota Sampang mencapai sekitar 6 ribu lebih.

Sementara itu, Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang Siti Muatifah menjelaskan, dalam program NUWSP tersebut pihaknya sebagai institusi penyedia infrastruktur.

Anggaran yang digelontarkan program NUWSP di Sampang sebesar 18 miliar dari pemerintah pusat ditambah dana cost sharing APBD Sampang Rp 7,3 miliar.

“Program NUWSP ini bantuan Kementerian PUPR, pengelolaannya yaitu PDAM kami sebagai penyedia infrastruktur, kalau pembangunan fisik infrastrukturnya sudah selesai dibangun tahun 2021 dan 2022,” terang Atik sapaan akrap Siti Muatifah.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article