Tak Patuhi Prokes, Pelaksanaan Pencoblosan Pilkades Bisa Dibubarkan

Camat Proppo, Suto Wijoyo saat sambutan dalam musyawarah desa, sosialisasi dan pembentukan panitia pemilihan kepala Desa Samiran. Foto : Ist/ MM
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa serentak pada tanggal 20 September 2021 mendatang. Sebanyak 74 desa dari 13 kecamatan akan mengikuti Pilkades ini.

Pilkades serentak yang digelar di tengah Pandemi COVID-19 ini akan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan pelaksanaan pencoblosan yang yang mematuhi prokes bisa dibubarkan oleh Satgas COVID-19 tingkat kabupaten.

Ungkapan tegas itu disampaikan oleh Camat Proppo, Suto Wijoyo yang mengacu pada Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Mendagri yang menyebutkan bahwa pelaksanaan Pilkades harus memperhatikan protokol kesehatan.

Di kecamatan Proppo sendiri ada 11 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak ini dan seluruhnya harus patuh terhadap protokol kesehatan.

“Panitia harus menyediakan termometer gun, kedua tempat cuci tangan, ketiga memakai masker. Apabila tidak memakai masker maka Satgas COVID-19 bisa membubarkan,” katanya dalam sambutannya saat pembentukan panitia Pilkades Samiran. Sabtu (05/06/2021) pagi.

Pilkades kali ini, kata dia, digelar di tengah pandemi sehingga pencoblosan tidak digelar di satu tempat untuk menghindari kerumunan. TPS akan disebar di berbagai dusun sesuai dengan dusun di tingkat desa.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Achmad Faisol mengatakan, dari 74 desa yang akan menggelar Pilkades diperkirakan akan ada 550 tempat pemungutan suara (TPS).

“Hal itu demi menghindari kerumunan dan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.

Faisol berharap agar seluruh desa yang menggelar Pilkades serentak ini menjalankan seluruh aturan dengan baik dan juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam juga mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 di tengah pandemi ini diharakan berjalan sukses dalam tiga hal.

“Pertama sukses dalam pelaksanaan pemungutan suara. Kedua sukses dalam hal keamanan dan ketiga sukses dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya

Sehingga, Mas Tamam sapaan akrab Baddrut Tamam, meminta seluruh stakeholder, mulai tingkat kabupaten, kecamatan dan desa untuk aktif dan kompak dalam mensukseskan Pilkades serentak tersebut.

“Seluruh Forkopimda nanti akan bersama-sama dengan Camat dan Forkopimka untuk mensukseskan Pilkades ini,” urainya.

Selain itu, pihaknya juga akan bersama-sama dengan para tokoh di desa, para ulama, serta para pimpinan di tingkat desa.

“Ayo bersama-sama kita sukseskan Pilkades serentak tahun 2021 ini,” ajaknya.(Arf/Ist)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.