Bocah 4 Tahun di Sampang Korban Asusila, Pelakunya Paman Sendiri

Aktivis Perempuan dan Anak Siti Farida usai mendatangi ruang Unit PPA Polres Sampang bersama keluarga korban asusila, Senin (15/3/2021) kemarin. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Keluarga korban kasus pencabulan dibawah umur mendatangi kantor Mapolres Sampang, Senin (15/3/2021) kemarin untuk mempertanyakan kejelasan proses hukum yang hingga saat ini belum ada perkembangan.

Pihak keluarga kecewa karena terlapor tak kunjung diamankan setelah melakukan pelaporan polisi satu bulan lalu.

Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sampang Aiptu Sujianto menuturkan, kasus tindakan asusila ini masih dalam penyelidikan dan terlapor dalam proses pengejaran.

“Beberapa barang bukti sudah kita kantongi termasuk hasil visum, kasus ini masih pengembangan,” ucap Sujianto kepada wartawan.

Dirinya mengatakan, kasus dugaan pencabulan menimpa anak usia dini berusia 4 tahun asal Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, itu dilaporkan pada 13 Februari 2021.

Saat ini, sejumlah saksi turut dimintai keterangan oleh penyidik. Dalam kasus tersebut terlapor tak lain adalah paman korban, inisial DH (45).

“Mudah-mudahan terlapor secepatnya tertangkap,” tuturnya.

Aktivis Perempuan dan Anak di Sampang Siti Farida, saat mendampingi keluarga korban meminta polisi sesegera mungkin mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

Menurut Farida, kasus ini terungkap saat pihak keluarga membawa Bunga (4) ke bidan desa untuk berobat. Saat itu, Bunga merintis kesakitan. Lantaran tak kunjung sembuh, bidan menyarankan agar dilakukan visum.

“Dari hasil visum itulah membuat keluarga kaget karena terdapat luka robek, setelah didesak korban mengakui telah dilecehkan sama terlapor,” jelasnya.

“Sebenarnya keluarga sudah curiga dengan terlapor karena sering kali bercerita ke orang lain atas perbuatan asusilanya,” imbuhnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.