Viral Sekelompok Gadis Torjun Tanpa Kerudung Joget di Majelis Sholawatan

Potongan video aksi gadis asal Dess Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, joget di majelis sholawatan. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Video memperlihatkan sekelompok remaja putri asik berjoget ditengah iringan musik shalawatan viral di media sosial.

Rekaman video berdurasi 30 detik itu diunggah dan direkam warga saat berlangsungnya majelis sholawatan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam video itu terlihat, tujuh orang perempuan tanpa mengenakan kerudung memakai celana jens panjang berdiri bersebelahan dengan peserta shalawatan, tiga diantaranya tampak khusyuk mengikuti dentuman musik.

Sontak, mereka cukup lihai bergoyang layaknya berada disebuah tempat diskotik. Hentakan tangan para gadis menandakan mereka bangga menjadi pusat tontonan, bahkan sebagian merekam aksi mereka ketika irama musik shalawat bergerumuh.

Namun sayang, tak satupun sebagian warga yang berada dilokasi tersebut memprotes dan malarang perbuatan mereka. Setelah viral di media sosial, banyak netizen tersulut emosi melihat aksi para gadis itu.

Usut demi usut, peristiwa itu terjadi di sebuah kondangan warga di Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

“Kalau kejadiannya sudah lama, memang benar itu terjadi di Desa Dulang,” ucap Kapolsek Torjun Iptu Heriyanto dibalik telepone, Kamis (12/11/2020) pagi.

Setelah viral di media sosial, hanya dua gadis tampak menyatakan permintaan maaf kepada publik atas kejadian tersebut. Mereka mengaku perbuatannya kurang sopan dan berjanji tidak akan mengulanginya.

“Iya permintaan maaf mereka dilakukan Rabu kemarin, jadi semua sudah selesai,” singkatnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sampang Aipda Yoyok menuturkan, identitas gadis viral berjoget di acara shalawatan terungkap berinisial NH dan SK. Permintaan maaf mereka disaksikan oleh Kepala Desa Dulang, tokoh masyarakat, dan aparat TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Torjun.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.