Penyabab Meroketnya Angka Positif Covid-19 di Pamekasan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan keterangan pers di Pendopo Ronggosukowati beberapa waktu lalu.

Pamekasan, (Media Madura) – Meroketnya jumlah positif covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang kini jumlahnya mencapai 35 orang disebebkan oleh beberapa faktor.

Kepala RSUD dr.H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Farid Anwar mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan upaya-upaya maksimal yang diperlukan khususnya dalam penanganan pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit Smart yang dipimpinnya itu.

Dijelaskan, terus meningkatnya angka positif covid-19 di Kabupaten Pamekasan disebabkan oleh banyak faktor, terutama kedisiplinan masyarakat dalam mencegah penularan virus tersebut.

-Advertisement-

“Masyarakat tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan seperti pakai masker,” katanya kepada media ini. Kamis (04/05/2020) siang.

Dikatakan, segala upaya pencegahan telah dilakukan oleh gugus tugas covid-19 Pamekasan dengan berbagai programnya, tetapi hal itu akan sia-sia apabila masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan covid-19.

Ia berharap agar warga Pamekasan mematuhi anjuran pemerintah tentang pencegahan penularan covid-19.

Sebelumnya, Kepala Bagian Protokol dan komunikasi pimpinan Sekretariat Daerah Pamekasan Sigit Priyono mengatakan positif covid-19 terus bertambah berdasarkan hasil swab.

Rinciannya, 19 orang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit, 9 orang sembuh dan 11 orang meninggal dunia.

Sementara jumlah PDP juga mengalami penambahan sebanyak 7 orang, yakni Ny. AA (42) asal Kecamatan Tlanakan, Tn R (39) asal Kanginan, Ny M (66) Pademawu, Tn. RN (33) dan Ny SF (56) asal Kecamatan Kota, Tn (40) asal Kecamatan Pegantenan dan Tn Tj (46) asal Kecamatan Tlanakan.

Total jumlah PDP kini mencapai 67 orang sementara angka ODP sebanyak 476 orang.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.