Terdakwa pencabulan anak meledek sebelum memasuki ruang sidang di PN Sampang, Senin (17/972019) pukul 14.10 WIB. (Zainal/MM).

Sampang, (Media Madura) – Majelis Hakim menunda sidang putusan terhadap Sundakir, terdakwa kasus pencabulan tiga orang anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Karang Penang, Sampang.

Awalnya putusan tersebut akan dibacakan hari ini pukul 12.00 WIB, Selasa (17/9/2019). Namun, sidang ditunda dan kembali dilanjutkan Selasa (24/9) mendatang. Karena salah satu hakim anggota sedang sakit.

Mendengar kabar itu terdakwa nampaknya semringah dan tersenyum. Terlihat usai keluar dari ruang sidang, Sundakir yang dikawal ketat polisi berperilaku ngeledek dengan menepuk pantat.

Bahkan sebelum memasuki ruang persidangan, terdakwa memasang wajah jelek dan memiringkan kopiah hitam yang dikenakannya seolah-olah tanpa memikul beban hukum dan moral akibat perlakuannya.

Sementara itu, JPU Anton Zulkarnaen mengatakan, terdakwa Sundakir hari ini memasuki sidang pembacaan putusan. Namun kini ditunda setelah hakim anggota sakit dan dilanjutkan pada pekan mendatang.

“Manusiawi kalau salah satu anggota hakim sakit sehingga sidang ditunda, nanti kita lanjutkan minggu depan,” singkatnya.

Ditundanya sidang putusan membuat keluarga korban kecewa kepada Pengadilan Negeri Sampang. Sebab, pihak keluarga rela menunggu berjam-jam untuk mengetahui putusan keadilan hukum.

Hal inilah menurut keluarga korban memicu keresahan dan konflik atas kekecewaan tersebut.

“Kami rugi waktu juga, jauh-jauh dari rumah hanya menghadiri persidangan tapi sampai disini malah ditunda, sangat kecewa sekali, sejak pagi kesini, bisa saja sidang nanti banyak massa menghadiri sidang putusan karena perbuatan terdakwa diluar akal sehat,” ujar Muhsin salah satu keluarga korban.

Reporter : Zainal Abidin
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.