Bangkalan, (Media Madura) – Kepolisian Resor Bangkalan, Madura, Jawa Timur, berhasil meringkus pelaku pembegalan yang cukup sadis terhadap seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) beberapa waktu lalu.

Begal tersebut bernama Heru Irawan (25) warga Desa Sendang Laok, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Saat hendak ditangkap pelaku melawan, terpaksa polisi menghadiahkan timah panas di kaki kanannya.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, kasus begal di wilayah hukum Kabupaten Bangkalan itu memang menjadi atensi pihaknya.

Peristiwa pembegalan tidak hanya terjadi di sekitar kampus UTM tetapi juga di jalan raya akses Jembatan Suramadu. Polisi awalnya menangkap Moh Sihon (28) yang merupakan Satpam Kampus UTM dan dikembangkan, sehingga terkuak juga keterlibatan Heru.

Sihon merupakan warga (28) Desa/Kecamatan Labang, ia diketahui menjadi penadah sepeda motor hasil kejahatan. Dari rumah Sihon, polisi menyita 8 unit sepeda motor, 11 STNK, dan sejumlah plat nomor.

“Heru tergolong begal sadis, karena tidak segan-segan melukai korban. Dan dua mahasiswa UTM yang menjadi korban begal sama-sama dibacok,” terang Boby.

Selain itu, pihaknya juga menangkap dua penadah lainnya yakni Dofir (36) dan Sukdi (46) warga Desa/Kecamatan Tanjung Bumi.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 8 unit sepeda motor, 11 STKN, 6 unit Handphone serta senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera ketika pers rilis, pada Selasa (16/7/2019) mengatakan, kasus pembegalan terhadap mahasiswa UTM tersebut akan terus didalami oleh jajarannya untuk mengungkap jaringan pelaku pembegalan ini.

“Saya mewakili Kapolda Jawa Timur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Bangkalan dan masyarakat yang ikut berpartisipasi mengungkap kasus ini,” katanya.

Reporter : Ist
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.