Kepala BPBD Sampang, Anang Joenaidi

Sampang, (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Madura, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk waspada yang terjadi di bulan April memasuki musim pancaroba dari hujan ke musim kemarau.

Kepala BPBD Sampang, Anang Joenaidi,
mengungkapkan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menyebutkan bahwa perubahan cuaca yang perlu diwaspadai saat pancaroba yakni adanya hujan disertai angin kencang.

Kondisi tersebut sangat berpotensi terjadi bencana alam berupa puting beliung dan tanah longsor.

“Sekarang ini terkadang terjadi hujan deras disertai angin kencang, maka kami imbau kepada masyarakat Sampang agar mewaspadai adanya puting beliung dan tanah longsor,” kata Anang, Minggu (7/4/2019).

Menurutnya, hasil pengamatan BPBD, pada umumnya daerah rawan puting beliung dan longsor terjadi di wilayah Kecamatan, Robatal, Kedungdung, Tambelangan, dan Pengarengan.

Masyarakat diminta untuk menjauhi keberadaan bangunan yang terlihat rapuh serta yang membahayakan.

“Jadi jangan dekat-dekat dengan bangunan atau pepohonan yang terlihat rapuh, karena prediksi BMKG, cuaca pada musim pancaroba sangat ekstrem,” jelas Anang.

Tak hanya itu, Anang juga menambahkan tingginya gelombang air laut diprediksi akan terjadi di musim pancaroba. Masyarakat pesisir dan nelayan juga dihimbau tetap waspada, baik di wilayah selatan dan pantura.

“Wilayah selatan lebih berpotensi terjadinya gelombang air laut yang tinggi, karena arah siklon Australia lebih banyak mengarah ke laut pesisir selatan, itu berdasarkan prediksi BMKG,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.