Pemain Madura United saat merakan gol ke gawang PSS Sleman

Media Madura – Madura United menang dua gol tanpa balas atas PSS Sleman berkat gol Alberto Goncalves dan Alfath Fathier pada laga perdana grup D Piala Presiden 2018, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019) kemarin.

Akan tetapi, kemenangan Laskar Sape Kerrab harus dibayar mahal. Lima pemain utamanya dipastikan absen kala menghadapi Persija Jakarta di laga kedua grup D, pada 8 Maret mendatang.

Kelima pemain tersebut absen bukan karena cedera melainkan memenuhi panggilan timnas Indonesia yang akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Australia dan Bali, pada 6 Maret sampai 21 April 2019.

Kelima pemain tersebut adalah Greg Nwokolo, Andik Vermansah, Zulfiandi, M. Ridho, dan Fachrudin Aryanto.

Mengetahui lima pemainnya dipanggil timnas senior, pelatih Dejan Antonic mengaku tidak galau, justru dukungan penuh diberikan kepada lima pemainnya tersebut. Menurutnya, Madura United support timnas Indonesia.

“Saya support sepak bola Indonesia, saya support sama anak-anak yang (yang dipanggil timnas) itu, karena main untuk timnas,” kata Deja Antonic.

Selain ikhlas melepas lima pemainnya, pelatih asal Serbia tersebut juga sudah menyiapkan pemain pengganti untuk beberapa posisi yang ditinggalkan. Dia menyatakan, ini menjadi kesempatan pemain lain untuk unjuk gigi.

“Kita sudah tahu yang ini dari awal dan kita sudah persiapkan pemain yang lain. Sekali lagi, sepak bola ya seperti itu, kalau kita tidak percaya kepada pemain lain, gimana pasti saya pelatih jelek. Tapi, saya tahu siapapun besok dapat kesempatan untuk main, anak-anak pasti tetap kerja keras,” tegasnya.

Namun, sebelum itu, eks pelatih Borneo FC tersebut merasa puas dengan kemenangan pertama Greg Nwokolo dan kawan-kawan atas tim berjulukan Super Elang Jawa. Menurutnya, kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi Macan Kemayoran.

“Untuk gim yang pertama saya pikir sudah oke,” pungkas Dejan Antonic.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.