Museum Mandilaras Kabupaten Pamekasan (doc/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Museum Mandhilaras yang terletak di sisi utara areal Munomen Arek Lancor, Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan masuk ke sekolah-sekolah karena sepi pengunjung.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) R Sony Budhiharto menyampaikan, tahun ini ada program yang terintegrasi dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah yaitu Museum Go to School.

“Nanti (museum) akan dibawa ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan sisa-sisa peninggalan sejarah di Pamekasan,” katanya, Senin (11/2/2019).

Saat ini instansinya fokus menjalankan program rutinitas untuk menarik minat pengunjung, salah satunya menggelar pameran di berbagai daerah. Serta saat ini masih menyusun program baru agar lebih meningkatkan pengunjung.

“Kami nanti akan datang ke sekolah pada jam istirahat, akan membawa sebagian isi museum untuk dikenalkan pada siswa,” tambah Sony.

Sebelumnya, juru jaga Museum Mandhilaras, Mohammad Hisyam, menyatakan, di museum Mandhilaras sepi pengunjung bahkan setiap harinya dapat dipastikan tidak sampai 10 pengunjung bahkan kadang tidak ada sama sekali.

“Pengunjung sama seperti tahun sebelumnya, sepi,” ungkapnya.

Kalaupun ramai pengunjung, itupun hanya siswa mulai sekolah tingkat dasar hingga sekolah tingkat atas. Biasanya ia datang secara rombongan karena mendapat tugas dari gurunya.

Sekolah perlu memberikan siswa tugas pengetahuan sejarah, apalagi masyarakat saat ini seakan acuh tak acuh terhadap budaya daerah sendiri padahal itu peninggalan nenek moyang sendiri.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.