Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 18 investor besar telah masuk untuk berinvestasi di kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 18 investor tersebut masuk dari bulan Januari sampai Maret 2018.

penanaman modal itu masing-masing senilai Rp 500 juta sampai Rp 10 miliar per investor. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Agus Mulyadi.

Agus menyampaikan bahwa modal di atas keseluruhan yang masuk ke Bumi Gerbang Salam Semuanya Rp 300 miliar.

“Mudah-mudahan itu terealisasi semua,” Katanya, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya, ke-18 instor tersebut harus melalui bebarapa tahapan-tahapan agar mereka bisa menanamkan modalnya di Bumi Gerbang Salam.

“Mereka harus melalui beberapa tahapan untuk menanamkan modalnya, seperti mengurus perizinan. Yang pertama yaitu ijin prinsip kemudian SPPL, UKL, PPL, dari DLH Lingkungan Hidup, Amdal, kemudian PMD dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman,” imbuh Agus.

Agus melanjutkan, untuk perizinan tersebut, Pemkab akan mengeluarkan izin disesuaikan dengan tema yang ingin mereka investasikan.

“Kalau bertemakan industri kita keluarkan industri, jika bertemakan pariwisata maka akan kami keluarkan izin pariwisata dan kemudian proses kita tinjau lalu dikeluarkan izinnya,” lanjutnya.

Sedangkan, dari 18 investor yang masuk ke Kabupaten Pamekasan Masih 15 yang dikeluarkan izinnya.

Agus menegaskan bahwa tidak akan mempersulit perizinan selama sudah melalui proses perizinannya.

“Saya tidak akan mempersulit Izin selama investor patuh atas peraturan mengikuti Perda Perbub dan kearifan lokal,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.