Dua pengedar sabu saat berada di RSUD Sampang

Sampang, (Media Madura) – Sidang kasus penyelundupan sabu seberat 8,75 kilogram di Pengadilan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, memasuki babak terakhir.

Dalam sidang putusan yang digelar pada Rabu (4/4/2018) kemarin, dua orang terdakwa yakni Misbah (37) dan Faisol (31) mendapat hukuman yang berbeda.

Misbah divonis 17 tahun dan Faisol 20 tahun penjara. Keduanya dianggap sah dan terbukti melakukan tindak pidana sesuai pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan putusan pidana penjara terdakwa I (Misbah) 17 tahun penjara, sedangkan putusan penjara terdakwa II (Faisol) 20 tahun penjara,” kata Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Sampang I Gede Perwata dibalik telepone, Selasa (10/4/2018).

Vonis majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya yakni 20 tahun penjara.

Kata I Gede, kedua terdakwa mempunyai peran yang berbeda saat membawa sabu 8,75 kilogram ke Sampang. Terdakwa Misbah hanya sebagai sopir dengan menerima imbalan Rp 300 ribu.

“Terdakwa Faisol sudah dikontrak Rp 40 juta dan menjemput barang dari Jambi,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Misbah (37) warga Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Sedangkan Faisol (31) adalah warga Desa Mengok, Bondowoso.

Mereka diringkus Satres Narkoba Polres Sampang karena membawa sabu 8,75 kilogram di Jalan Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, pada 25 Agustus 2017 lalu.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan