Bangkalan, (Media Madura) – Masyarakat Kabupaten Bangkalan Berduka atas wafatnya KH Kholilurrohman. Ekspresi duka itu diluapkan dengan memosting ucapan bela sungkawa dan doa lewat Facebook dan WhatsApp.

Informasi wafatnya ulama yang akrab disapa Ra Lilur itu pertama kali menyebar lewat WhatsApp. Ada yang mengirim screenshot percakapan grup WA PC NU Bangkalan.

Isinya, Ketua Tanfidziah NU Bangkalan KH Makki Nasir mengabarkan bahwa Ra Lilur telah wafat. Informasi itu dikirim pukul 22.05 WIB, Selasa, 10 April 2018.

Kiai Makki belum dapat dikonfirmasi soal wafatnya Ra Lilur. Namun lewat postingan di laman facebooknya menjawab pertanyaan warganet. Kiai Makki membenarkan bahwa Ra Lilur wafat.

Rencananya, jenasah almukarrom akan dibawa ke Pondok Pesantren Syaikhona Mohammad Kholil Demangan untuk disalatkan. Dan akan dimakamkan di pasarean kakek buyutnya Syaikhona Kholil di Desa Martejesah Rabu siang.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Ist

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.