Ketua tim Relawan Gusti Sapu jagat Pamekasan Muhammad Syafiudin

Pamekasan, (Media Madura) – Relawan Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (Gusti) Sapu Jagat Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mendata ulang keberadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pasalnya kata Ketua tim Relawan Gusti Sapu jagat Pamekasan Muhammad Syafiudin, keberadaan penambahan TPS di beberapa daerah itu sangat merugikan pihaknya, karena di beberapa daerah tersebut merupakan basis rival politiknya.

“Perlu ditinjau ulang tentang penetapan TPS yang berakibat pada penambahan pemilih, karena di beberapa daerah yang basis calon sebelah mengalami penampahan TPS sementara di basis Gusti malah nengalami penurunan,” katanya, Kamis (8/3/2018).

Contohnya, tambah Syafik, di Kecamatan Kadur kenaikannya sangat signifikan ketimbang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2014 lalu yaitu dari 97 menjadi 106 TPS mengalami kenaikan 9 persen, sedangkan Galis 12 persen dan Kecamatan Pakong 7 persen.

“Saya selaku ketua tim sangat keberatan terkait ini, makanya saya minta KPU turun ke bawah kembali untuk mencocokkan keberadaan warga yang berhak memilih,” tambahnya.

Sementara salah satu komisioner KPU Pamekasan, Moh Subhan mengatakan, terkait penambahan TPS itu merupakan wewenang KPU RI yang mengacu pada data pertumbuhan penduduk yang di dapat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“KPU Pamekasan tidak mempunyai wewenang menambah atau mengurangi data pemilih yang berakibat pada penambahan TPS. Alurnya begini, data itu KPU RI dapat di Kemendagri kemudian data itu dikirim ke KPU Kabupaten melalui KPU Provinsi,” katanya menjelaskan.

Mantan aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan itu menegaskan, perubahan data TPS itu tidak ada sangkut-pautnya dengan pernyataan yang di sampaikan oleh salah seorang tim sukses (Timses).

“Saya tegaskan tidak ada penggelembungan pemilih di KPU Pamekasan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pleno terbuka semua tim sukses akan diundang untuk mengikutinya,” tutup Subhan.

TPS pada pelaksanaan Pilkada yang akan digelar pada Rabu (27/6/2018) mendatang sebanyak 1.574, tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Perinciannya di Kecamatan Tlanakan dibutuhkan sebanyak 110 TPS, Pademawu (119), Galis (47), Larangan (76), Pamekasan (150), Proppo (129), Palengaan (144), Pegantenan (141), Kadur (106), Pakong (80) dan Kecamatan Waru sebanyak 139 TPS.

Dua kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Batumarmar sebanyak 184 TPS dan di Kecamatan Pasean sebanyak 149.

Reporter: Rifqi
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan