Pamekasan, (Media Madura) – Di penghujung 2017, realisasi Anggaran Belanja Daerah (APBD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur baru menyentuh angka 67,29% atau Rp 1,3 triliun.

Kepala Badan Keuangan (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman mengatakan, hambatan realisasi APBD tersebut dikarenakan bertambahnya target belanja daerah yang sebelumnya Rp 1,904 menjadi Rp 2,038 triliun.

“Kan masih ada PAK APBD 2017, target belanja daerah tahun ini Rp 2.038 triliun, jadi wajar kalau realisasi belanja masih kurang maksimal,” katanya, Selasa (12/12/2017).

Faktor lain, tambah Taufik, karena ada beberapa OPD yang belum menyetorkan laporan, sehingga belum bisa dihitung secara total. Selain itu juga disebabkan pengerjaan proyek yang gagal lelang, seperti lintasan sirkuit di areal Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), dan beberapa proyek lainya.

Ia pesimis untuk realisasi akhir tak akan menyamai tahun lalu.

“Perkiraan kami posisi akhir realisasi APBD 2017 nanti diperkirakan tidak akan sama dengan posisi tahun lalu yang mencapai 87 %,” ujarnya.

“Bisa dilihat saja untuk posisi akhir nanti kalau semua laporan sudah rampung, kalau target belanja tak bertambah, mungkin bisa mencapai 87 persen,” tutup Taufik.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.