Pamekasan, (Media Madura) – Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini belum sepenuhnya terkumpul atau belum memenuhi target.

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah Pemkab Pamekasan Taufikurrahman, hingga bulan September 2017 realisasi itu mencapai Rp3,6 miliar. Hal itu masih jauh dari target yang telah ditetapkan, yakni Rp 7,8 miliar.

“Sampai saat ini masih belum terkumpul semua, paling sekitar Rp 3 miliaran,” katanya, Minggu (19/11/2017).

Akan tetapi, klaim Taufik, dirinya yakin PAD di sektor PBB itu nantinya bisa memenuhi target, mengingat realisasi sebesar Rp 3,6 miliar hanya berdasarkan jumlah uang yang masuk saja.

“Masih punya waktu banyak sesuai dengan jumlah wajib pajak. Saya yakin memenuhi target,” tambahnya.

Oleh karena itu, saat ini Pemkab Pamekasan terus gencar melakukan penagihan kepada wajib pajak dengan melibatkan perangkat di berbagai tingkatan, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa.

“Jadi, aparat kelurahan/ desa hingga ketua RT maupun kepala dusun, kami libatkan. Soalnya, mengenai pembayaran pajak ini, sangat berkaitan dengan kesadaran mereka,” kata Taufik.

“Saya yakin target PBB bisa terpenuhi karena kecenderungan sebagian besar masyarakat kini mulai sadar,” katanya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.