Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berencana membuat suatu kebijakan baru untuk Apatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab setempat.

Mulai tahun depan, Pemkab akan menerapkan kewajiban kepada setiap ASN untuk mengenakan baju adat Madura dan wajib berbahasa Madura. 

“Insyaallah mulai tahun depan ya, kita akan wajibkan setiap hari Selasa agar ASN mengenakan baju adat dan berbahasa Madura,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. 

Menurut orang nomor dua di Sumenep ini, kebijakan tersebut akan dibuat dalam rangka melestarikan adat dan budaya Sumenep yang kental dengan sejarah kerajaannnya. 

“Tidak hanya pas hari jadi saja pakaian adat dan Bahasa Madura digunakan resmi, tapi setiap pekan tepatnya hari Selasa semua PNS akan berbaju adat dan berbahasa Madura,” jelasnya. 

Namun demikian, Politisi PDIP itu belum bisa menjelaskan secara detail terkait rencana tersebut, apakah hanya akan diterapkan kepada ASN dilingkungan Pemkab atau juga akan diterapkan sampai di sekolah-sekolah.

“Kita lihat tahun depan bagaimana kebijakannya, yang jelas pemerintah akan melakukan segala hal yang dianggap penting untuk melestarikan budaya kita,” tukasnya. 

Kabupaten Sumenep memang baru saja merayakan Hari Jadi yang ke 748. Banyak sekali kegiatan yang digelar pada momentum ini, seperti prosesei Arya Wiraraja, penyerahan Pataka, upacara serta Sidang Istimewa yang kesemuanya menggunakan Bahasa Madura. 

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.