Bupati meninjau pembangunan jaringan PLN di Pulau Sepudi (Dok MM)

Sumenep, (Media Madura) – Harapan masyarakat kepulauan,  khususnya Pulau/ Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam bukan sekedar keinginan kosong belaka. 

Bahkan, demi segera terealisasinya program listrik 24 jam di wilayah itu, seorang warga Desa Karopo, Kecamatan Raas, menyatakan siap secara suka rela menghibahkan tanah yang dimiliki kepada PLN.

Pernyataan itu, disampaikan Kafrawi di hadapan Bupati Sumenep, A Busyro Karim saat kegiatan serap aspirasi di kantor kecamatan setempat, Senin (2/10/2017).

“Biar listrik di sini cepat terealisasi, saya akan hibahkan tanah saya untuk lahan mesin dari PLN. Saya hibahkan tanah agar proses pengadaan mesin PLN cepat terlaksana,” ungkapnya.

Lelaki yang mengaku menjabat Ketua BPD desa setempat itu, secara tegas meminta agar lahan miliknya dilakukan survei.”Silahkan survei dulu, kalau cocok pakai tanah saya,” tegasnya disambut tepuk tangan tamu undangan.

Menanggapi tawaran itu, Kepala Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDA) Pemkab Sumenep, Abd Ka mengaku menyambut baik. “Kami cukup berterima kasih atas tawaran hibahnya, kita akan survei nanti,” kata Abd. Kahir.

Hanya saja, sambung Kahir,  ada dua syarat utama bagi lahan yang akan digunakan untuk tempat mesin PLN. Lahan harus jauh dari permukiman warga serta harus dekat dengan pelabuhan. 

“Secara teknis, keberadaan mesin sangat berdampak terhadap kehidupan warga. Maka harus jauh dari pemukiman.  Lalu harus ada akses yang memadai untuk mobil pengangkut BBM. Jika memenuhi itu, maka lahan itu layak dipertimbangkan jadi tempat mesin PLN,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan