Puluhan anggota FPI Sampang saat mendatangi Polres Sampang, Senin (18/9/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) Sampang mendatangi kantor Kepolisian Resort Sampang, Senin (18/9/2017) pukul 10.30 WIB. Mereka melaporkan dugaan kasus pelecehan di media sosial Facebook yang ditenggarai milik orang Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Kami tidak terima imam besar FPI Habib Rizieq dilecehkan, makanya melaporkan kepada penegak hukum agar segera ditangkap,” kata Ketua FPI Sampang, KH. Syaiful Jabbar, Senin (18/9/2017).

Pelecehan itu dilontarkan akun FB bernama Ubay Dhuro Pmfc” menyebutkan FPI sebagai Partai Komunis Indonesia (PKI) berjubah.

Sehingga, pihak FPI Sampang melaporkan kejadian tersebut untuk kebersamaa di empat Kabupaten di Madura. Oleh karena itu, pihaknya meminta pihak polisi yang ada di Kabupaten Sampang untuk melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan agar memberikan dukungan.

“Ini juga sebegai bentuk kesolidan antara Umara dan Ulama, terutama FPI dengan polisi karena kita berada di negara hukum. Dan biar tidak ada kesenjangan antar Ulama dan Umara,” tandasnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto mengatakan, kejadian yang terjadi di Bangkalan menurutnya juga ditindaklanjuti oleh FPI Kabupaten Sampang sebagai bentuk dukungan solidaritas FPI se Madura. Pihaknya mengaku akan memback up Polres Bangkalan manakala nantinya dibutuhkan.

“Kalau nanti Polres Bangkalan butuh bantuan, kami siap back up. Karena sebenarnya pelaporannya itu di bangkalan. Aksi solidaritasnya yaitu memberikan dukungan kepada Polri untuk memproses ke ranah hukum. Dan pelaku masih ada di bangkalan dan kami masih akan koordinasi dengan polres Bangkalan,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan